Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Modifikasi Yamaha Jupiter Road Race, Fokus Gigi 2 dan 3 Taklukan Sentul

Dimas Pradopo - Jumat, 22 Agustus 2014 | 09:58 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption


Yogyakarta - Hasil maksimal dari balapan sekelas Indoprix, pasti jadi hal yang dinanti-nanti oleh semua orang yang terlibat di dalamnya. Termasuk Roy Gusti Hariz selaku pemilik tim Yamaha Yamalube RPM NHK.

“Ini tahun ke-3 kita ada di Indoprix dan baru merasakan podium ke-2 pada seri 1 musim 2014 ini. Dengan Waskito Ngubaini yang sudah lama menangani tim sebagai mekanik, pastinya ingin hasil akhir yang lebih tinggi lagi,” papar Roy.

Apa yang jadi keinginan sang pemilik tim, juga jadi target mekanik yang biasa disapa Merit. Hasil yang kurang bagus di seri 2 Sirkuit Skyland, Palembang akhirnya ditebus pada saat gelaran seri 3 di Sirkuit International Karting Circuit, Bogor.

No caption
No credit
No caption

Klep in dan ex diatur noken as dengan durasi 274º

Di kelas IP125 race pembuka, Yoga Adi Pratama yang dipercaya sebagai pembalap bisa jadi yang tercepat menyentuh garis finish. “Kalau melihat dari balapannya, memang terlihat tunggangan Yoga bertahan di posisi ke-4. Hal tersebut memang sudah direncanakan dipakai pada saat lap-lap awal,” jelas Merit.

Performa mesin yang kuat, bikin ban enggak bisa bertahan sampai 25 lap. Makanya, pakai strategi enggak langsung maju ke depan.

No caption
No credit
No caption

Ohlins makin familiar dengan trek dalam negeri

Tapi itu bertolak belakang dengan karakter balap Yoga yang ingin cepat berada di depan. Hal itu juga yang kemudian membuat Merit utak-atik ulang komposisi rasio gir.

“Dibuat lebih berat, tapi setingan itu enggak pada semua giginya. Hanya pada gigi 2 dan 3 saja. Setingan saat ini, beda dengan saat seri 1 Indoprix lalu di trek yang sama,” ungkapnya.


Knalpot Creampie, andal di sektor saluran gas buang

Komposisi rasio gir pada gigi persneling 2 yang sebelumnya pakai 18-31 dibuat jadi 28-30. Sedangkan untuk gigi persneling 3 yang sebelumnya pakai 20-26 jadi 21-28.

Enggak hanya perbandingan gir yang dibedakan dengan seri-seri sebelumnya. Dengan tujuan handling motor enggak liar sehingga sulit ditaklukkan Yoga, maka perbandingan kompresi dibuat 12,6:1. (motor.otomotifnet.com) 

Data Modifikasi:
Ban : FDR
Knalpot : Creampie
CDI : Rextor
Suspensi : Ohlins
Karburator : PWK28
Gir : SSS



Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa