Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Proses Panjang Produksi Knalpot OEM Yamaha, Sayang Nggak Boleh Foto!

Dimas Pradopo - Selasa, 22 April 2014 | 16:50 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

Cikarang - Banyak cerita yang bisa OTOMOTIFNET.COM bagi pada Anda saat melihat fasilitas pembuatan knalpot OEM Yamaha di pabrik PT Sakura Java Indonesia (SJI) di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, Jabar pekan lalu.

Salah satunya adalah proses pembuatan knalpot itu sendiri. Sayangnya, awak media tak diperkenankan untuk mengambil gambar di dalam pabrik, terkait rahasia perusahaan. Kami yang didampingi Mustakim, Marketing dari PT SJI bisa menjelaskan secara detail proses dan bahan baku knalpot tersebut.

"Untuk produk OEM, knalpot kami 100 persen memakai bahan baku dari Indonesia. Pemasoknya antara lain Krakatau Steel dan beberapa produsen metal lain. Tapi pada knalpot racing yang berbahan titanium dan karbon memang masih harus diimpor," buka pria ramah ini.

Proses pertama yang harus dilalui besi mentah tersebut adalah stamping, atau pemotongan sesuai dengan peruntukannya. Misalnya, ukuran pipa knalpot, silencer matik atau silencer sport akan berbeda lebar dan panjangnya.

Tahap tersebut diikuti proses roll. "Di tahap roll, besi akan dibuat seperti pipa yang nantinya akan menjadi bahan silencer dan pipa. Sementara di fasilitas lain, piranti peredam (isi silencer) dibuat untuk disatukan," jelasnya.


Nah, tahap penyatuan antar komponen ada di bagian assembling. Di sini, semua komponen knalpot, mulai dari pipa dan silencer digabungkan dengan teknik welding (las dengan sistem robotik). Lalu ada final inspeksi sebelum masuk ke tahap selanjutnya.

Kemudian, knalpot 'mentah' yang sudah utuh terbentuk masuk ke line shotblast, atau penghalusan. "Disini knalpot harus benar-benar halus agar mudah dicat saat tahap painting," ujar Mustakim.

Setelah halus, maka giliran tangan-tangan robot pengecat yang bekerja. Cara kerjanya mirip robot pengecat yang sempat kami lihat di pabrik pelek Chemco (klik di sini) . Terakhir, sampailah di line akhir yakni packing atau pengepakan sebelum knalpot tersebut dikirim ke pabrik Yamaha.

"Kapasitas produksi maksimum pabrik SJI bisa mencapai 2,6 juta knalpot pertahun untuk semua tipe Yamaha. Dan untuk mengerjakannya, saat ini SJI didukung oleh 1.000 orang pegawai," pungkas Mustakim.

Hmm, sayang nggak bisa motret. (motor.otomotifnet.com) 


Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa