Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran

Billy - Selasa, 17 Juli 2012 | 20:01 WIB
Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran
Lomo
Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran

Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran
Lomo
Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran
Ini dia aliran modifikasi street cub yang bikin pasaran Honda C70 naik daun. Bebek legendaris lansiran pabrikan sayap tunggal ini sekarang jadi buruan pecinta modifikasi. Hebat!

“Street cub merupakan ubahan yang simpel. Tetap mengandalkan rangka utama namun bikin tampilan bebek lawas jadi lebih segar,” bilang Andika, sang pemilik motor lasiran 1974 ini.

Ngomongin ubahan modifiksi Honda C70 milik Andika ini, memang masih 70% masih mengandalkan part bawaan motor, sesuai pakem street cub. Coba saja perhatikan mulai dari rangka utama, lengan ayun, sampai suspensi depan model link tetap dipertahankan.

Ubahan roda jadi syarat utama agar tampilan bebek lawas ini lebih liar, makanya kaki-kaki harus digarap. “Saya pasang pelek belakang lebar 3 inci. Sedangkan pelek depan dipasang 2,15 inci. Dari bahan aluminium buatan lokal berlabel Champ,” urai Andika.

Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran
Lomo
Honda C70, Menaikkan Harga Pasaran
Pemasangan pelek lebar ini tentunya berbuntut pada ubahan lengan ayun belakang. Agar ban enggak mentok, arm standar harus dibikin lebar. Dudukan lengan ayun kanan-kiri dibikin melar, total lebar totalnya jadi nambah 3 inci.

“Sebetulnya kalau mau gampang tinggal pasang lengan ayun variasi. Tapi, saya tetap mempertahankan aslinya,” ujar Adityawan, builder dari bengkel Newspeed Garage yang bermarkas Jl. H. Zainudin No. 27, Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Ubahan ini juga yang bikin tampilan roda belakang lebih nyelup lantaran lebih dari setengah ban masuk ke bodi belakang. "Memang pemiliknya ingin posisi motor ceper. Makanya dipakai sok belakang yang lebih pendek," lanjut Didik, sapaan akrabnya.

Panjang arm tetap dipertahankan. Namun agar roda belakang bisa masuk dalam sepatbor harus diakali. Selain buntut sepatbor dipotong, buntut yang jadi satu dengan rangka monokok harus dibuat lebar. Simpel kok, cukup di- panasin api las untuk melebarkannya.

Areal fork depan dilebarkan tidak perlu main api las. Pasalnya ukuran ban dan pelek yang dipasang sudah maksimal. Tinggal copot sepatbor saja beres. Ruang untuk ban jadi lebih lega.

“Agar kelihatan polos, atribut bodi yang nempel di fork depan semuanya dilepas,” terang modifikator yang bermarkas di Jl. H. Zainudin, No. 27, Radio Dalam, Jakarta Selatan. (Motorplus-online.com) 

Editor : Billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa