Test Ride KTM RC 250, Racy Banget

Minggu, 6 Maret 2016 | 16:37 WIB

Jakarta - Setelah launching di IIMS Agustus 2015 silam, KTM RC 250 seakan menghilang, karena unit tesnya belum juga tersedia. Namun kabar baik akhirnya datang dari PT KTM Motor Indonesia, OTOMOTIF bisa lakukan test ride di sirkuit Sentul. Akhirnya... Bagaimana sensasi pertama kali mengendarai motor yang dijual Rp 74,5 juta ini? Berikut ulasannya termasuk data akselerasinya! Namun belum ada data konsumsi bensin ya, poin ini nanti akan dilanjutkan ketika ada unit tes untuk pemakaian harian. • (otomotifnet.com)

 

Desain
KTM menyajikan bentuk fairing yang serba lancip, tentu biar aerodinamis. Yang unik sisi depan, karena windshield sekaligus jadi batok depan sampai kanan-kiri lampu. Bagian bawah lampu malah ada semacam moncong bebek, yang jadi tempat lampu senja. Sementara bagian belakang yang unik joknya, karena didesain sekaligus jadi bodi. Jadi bagian buntut yang hitam itu semuanya busa empuk. Dan di baliknya ada lampu rem LED model bergaris, keren!

Fitur dan Teknologi
Kita awali fitur dari area kaki-kaki. Sisi depan dikawal upside down 43 mm, bikin tampilan terlihat kekar dan sporti. Sementara belakang pakai lengan ayun aluminium model terbalik, karena guratan penguat justru ada di sisi luar. Peredamnya pakai monosok konvensional yang bisa disetel pre-loadnya.

Sebagai alas kaki, RC 250 standarnya pakai ban Pirelli Diablo Rosso II. Depan ukuran 110/70-17 dan belakang 150/60-17 yang membalut pelek 3.00x17 dan 4.00x17. Untuk menjinakkan kecepatan, RC 250 dibekali rem depan dengan cakram 300 mm dikawal kaliper Bybre radial 4 piston. Sedang belakang cakram 230 mm kaliper 1 piston. Untuk keamanan, dibekali juga dengan ABS.

Sebagai pengendali, setang adopsi model jepit yang terintegrasi langsung dengan segitiga. Pijakan kaki depan dan belakang berbahan aluminium. Karena serba aluminium, bobot hanya 147 kg! Karena hanya sasis yang dari besi, sasis ini turunan dari KTM Moto3.

Geser ke panel indikatornya yang seperti Duke 200. Sisi atas ada takometer model bar yang tipis. Bawahnya ada spidometer, gear position, odometer, tripmeter, fuelmeter, suhu, jam, konsumsi bensin sampai info peringatan.

Sementara untuk lampu utama sudah proyektor. Mesin 4 langkah DOHC 4 klep berpendingin cairan dibekali throttle body sebesar 38 mm, persis dengan Honda CBR250R. Satu lagi yang menarik di kopling sudah pakai anti-hopping atau biasa disebut slipper clutch.

 

Riding Position dan Handling
Sesuai namanya RC yang kepanjangan dari race competition, posisi duduk memang terbilang racy banget, menunduk ala besutan balap! Kombinasi dari setang jepit yang sejajar tangki, jok cukup tinggi (820 mm) dan footstep mundur, posisi yang sangat nikmat kala ngebut di sirkuit.

Handling yang ditawarkan dari sasis teralis dengan bobot total hanya 147 kg terbilang istimewa. Enteng banget dan sangat nurut, melibas tikungan sama sekali enggak ada kendala, tarik sedikit langsung masuk tikungan dengan mulus.

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA