First Drive All New Pajero Sport di Lintasan Offroad di Jepang

Senin, 4 Januari 2016 | 17:47 WIB

Fujigane - Jam 12 siang baru saja terlewati beberapa menit. Namun, suhu udara di kawasan Offroad Park Fujigane, Jepang, menunjukkan angka 5 derajat celcius. Dingin? sudah pasti. Tapi rasa penasaran untuk menjajal langsung All New Pajero Sport seolah bisa mengusir dingin sementara waktu.

Hamparan tanah berkerikil di perbukitan Fujigane ini juga sempat membius mata. Meski memang, dari tingkat kesulitan mengemudi, bakal lebih parah lintasan Offroad di Kalimantan, Indonesia, misalnya, dibanding kawasan Fujigane ini.

Melewati permukaan jalan beda tinggi

Tikungan dan tanjakan juga tidak dibuat curam. Hanya saja, lintasannya benar-benar sudah dibuat untuk mensimulasikan fungsi dari berbagai fitur dan juga serangkaian ubahan yang sudah dilakukan Mitsubishi pada All New Pajero Sport.

Lebih baik cepat masuk kedalam kabinnya yang lebih hangat yuk. Kebetulan yang tersedia versi setir kiri. Agak aneh untuk pertama dibalik setirnya. Posisi duduk sangat nyaman, apalagi pengaturan kursi pengemudi sudah elektrik, hanya melalui sentuhan jari pada tombol disamping kursi pengemudi.

Dibalik setir All New Pajero Sport

Begitu juga dengan visibilitas yang tetap leluasa, baik kedepan, juga belakang. Pilar A yang biasanya mengganggu penglihatan, juga tidak terjadi pada All New Pajero Sport. Meski posisi duduk masih berkesan tinggi, namun justru jadi poin lebih saat menghadapi turunan tajam karena makin mudah dikendalikan.

Saatnya menyalakan mesin diesel All New Pajero Sport byang baru, menggantikan mesin sebelumnya, DI-D 2.5-liter yang menghasilkan tenaga 178 dk. Mesin barunya ini punya kapasitas yang dipangkas 100cc, menjadi 2,4 liter Commonrail, berteknologi MIVEC dan tetap disokong turbo. Dikatakan Mitsubishi, ini kali pertama diterapkan pada Pajero Sport.

Dibalik beringasnya akselarasi All New pajero Sport

Mesin tersebut punya tenaga lebih besar dari sebelumnya, yakni mencapai 181 dk dan torsinya 430 nm. Meski tenaga lebih besar, tapi konsumsi bahan bakarnya diklaim lebih hemat sampai 17 persen. Gas buangnya sekarang juga berada dibawah 200 g/km.

Untuk menyalakan mesin, cukup pencet tombol start/stop. Deruman khas mesin diesel hanya terdengar saat mesin dihidupkan, setelah itu, apalagi dalam kondisi mesin idle, suara khas mesin diesel tidak sampai terdengar di dalam kabin. Ya, lebih senyap memang. Juga getaran yang tidak begitu terasa.

approach angle 30 derajat bikin leluasa hadapi turunan curam

Begitu pedal gas diinjak spontan, wuzzzz, All New Pajero pun melesat seolah tak ada hambatan yang membuat akselarasinya jadi tertahan. Sayang, lintasan offroad tidak memungkinkan untuk menggunakan semua posisi gigi pada transmisi otomatis barunya yang sampai 8 gigi. Namun yang pasti, semakin rapatnya ratio gigi, membuat jeda perpindahan saat akselarasi semakin tidak terasa.

Editor : Bagja

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA