APM Pamit, Harga Mobkas Ford Bisa Terjun Bebas

Selasa, 26 Januari 2016 | 17:48 WIB

Jakarta- Usai pengumuman bakal berhentinya aktifitas bisnis PT Ford Motor Indonesia (FMI) pada paruh kedua tahun ini di Tanah Air (25/1), sepertinya akan mempengaruhi penjualan pasar mobil bekas (mobkas) dari berbagai model asal Negeri Paman Sam tersebut.

Menurut Irwan S, dari Lim Autocar Bursa mobil bekas Tems, ITC Permata Hijau, Jaksel, dengan hengkangnya Ford dari Indonesia pasti akan mempengaruhi harga jual mobil bekas Ford.

"Menurut saya sih bisa turun hingga 40 persen lebih. Bahkan sebelum kasus ini, peminat mobil tersebut juga sedikit," papar Irwan saat berbincang dengan OTOMOTIFNET, Selasa (26/1).

Lebih lanjut Irwan mengatakan, biasanya jika sudah terjadi kasus penutupan ini pemilik kendaraan Ford akan menjual kendaraannya dengan cepat. Hal ini dikarenakan, para pemilik khawatir dengan kelanjutan bengkel dan ketersedian spare part.

"Sepertinya akan dijual, kecuali yang memang hobi. Karena mobil ini memang tergolong enak dipakainya," tambah Irwan.

Sementara itu di tempat yang berbeda, Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing sentra penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakut, menjelaskan, dengan adanya kasus ini sudah pasti akan berpengaruh terhadap penjualan mobil bekas Ford.

"Masyarakat kan akan takut. Gimana kelanjutannya, sama seperti kasusnya (Chevrolet) Spin, itu poinnya. Menurut saya bisa turun 10 sampai 20 persen dari harga jual sekarang," papar Herjanto Kosasih, saat dihubungi OTOMOTIFNET melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut Herjanto mengatakan, sebaiknya konsumen mobil Ford khususnya pemilik Fiesta tidak perlu terlalu cepat menjual kendaraanya.

"Namun, bagi yang ragu-ragu gimana kelanjutannya dan mumpung belum banyak yang tahu, harganya masih normal yah jual. Tapi satu jual pasti semua akan jual," pungkasnya.

Editor : Arief Aszhari

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA