Ini Bentuk Kokpit Mobil F1 Tahun Depan

Jumat, 4 Maret 2016 | 09:29 WIB

Catalunya – Kimi Raikkonen menjadi pembalap pertama yang menguji kokpit konsep mobil F1 yang disebut Halo, saat tes pramusim di Catalunya, Barcelona, Spanyol hari Kamis (3/3) yang dipasang pada mobil baru Ferrari.

Halo adalah desain kokpit yang tertutup sebagian, untuk meningkatkan perlindungan kepada pembalap dari puing-puing yang beterbangan.

FIA telah mengeksplorasi sejumlah desain yang ditujukan untuk melindungi pembalap, setelah pelipis Felipe Massa cedera akibat dihantam per yang lepas dari mobil Rubens Barrichello saat kualifikasi GP Hongaria 2009.

Musim panas di tahun yang sama, Henry Surtees, anak juara dunia F1 1964 John Surtees, tewas setelah helmnya membentur ban lepas dari mobil pembalap lain yang mengalami kecelakaan pada balapan Formula 2 di Brands Hatch, Inggris.

Cedera kepala membuat Jules Bianchi meninggal Juli tahun lalu setelah koma akibat kecelakaan di GP Jepang 2014. Mobilnya meluncur menghantam crane (traktor) yang sedang mengevakuasi mobil lain. Meskipun tidak diyakini meningkatkan perlindungan kepala akan menyelamatkan nyawanya.

Tragedi Justin Wilson yang tewas saat balapan Indy Car, Agustus tahun lalu menambah catatan betapa rentannya bagian kokpit mobil balap formula. Untuk itulah race director F1 Charlie Whiting mengatakan kepada tim-tim awal tahun ini, bahwa FIA akan memastikan penggunaan kokpit itu untuk balapan 2017.

Konsep kokpit ini adalah hasil dari studi Mercedes. Bentuk Halo memiliki mekanisme kunci berengsel sehingga dapat dilepas dengan cepat untuk memudahkan akses keluar. Diyakini memiliki efek minim pada visibilitas.

Nah, yang dipakai Kimi di mobil Ferrari ini dibuat dari serat karbon komposit. Frame-nya ditujukan untuk melindungi kepala dan menampilkan satu kolom di tengahnya - yang telah menjadi solusi tim dan disukai badan FIA.

Setelah mencoba selama dua lap, kokpit konsep Halo dilepas dan Raikkonen bisa melanjutkan program tes dengan normal. Kimi mengaku pandangannya baik, alis tidak terganggu.

Ferrari telah bekerja pada versi konsep Halo bikinannya beberapa waktu dan berupaya untuk mengurangi berat. Setelah awalnya sekitar 10 kg, diyakini versi diuji coba pada hari Kamis turun menjadi hanya 6 kg.

Saat ini struktur konsep awal menunjukkan peranti ini tertancap di mobil. Dalam jangka panjang tampaknya elemen atas bisa terangkat untuk memungkinkan pembalap untuk masuk ke dan keluar dari kokpit. (otomotifnet.com)

Editor :

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA