IIMS 2016 Jadi Ajang Kebangkitan Para Pabrikan Otomotif

Selasa, 15 Maret 2016 | 20:19 WIB

Jakarta - Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 yang akan digelar mulai 7 April mendatang hanya tinggal hitungan minggu. Pameran internasional tahunan ini pun tak berhenti untuk terus bereksperimen agar selalu menjadi yang terbaik.

Tahun ini adalah kali pertama IIMS digelar lebih maju, dalam artian tak lagi pada semester kedua seperti tahun-tahun sebelumnya. April dipilih, setidaknya jadi tidak berbarengan dengan pameran GIIAS seperti tahun kemarin. 

Kita pun harus lebih dewasa mulai tahun ini. Terlepas dari maha bisnis yang terkandung didalamnya, namun pada ujungnya ada sebuah fakta betapa kaya Indonesia; punya dua pameran otomotif raksasa sekaligus dalam satu tahun.

Jadi mungkin sudah tidak lagi harus meributkan siapa lebih besar, siapa lebih internasional dan tetek bengek lainnya, tidak lagi harus terjebak dengan 'kompetisi semu' yang pada akhirnya menghambat perkembangan industri otomotif nasional. 

"Harusnya kita bersinergi, jadi meski ada dua, bukan untuk berkompetisi di dalam negeri, tapi justru kita sudah harus berkompetisi ke luar, minimal tataran ASEAN," komentar Bambang Tri Sulo yang saat ini menjadi Independent Commissioner PT Dyandra Media International di konferensi pers IIMS 2016 hari ini (15/3) di Jakarta.

Karenanya, digelarnya IIMS 2016 untuk pertamakalinya di bulan April dianggap tepat oleh Bambang dibandingkan tahun lalu yang berbarengan dengan GIIAS. Adanya dua waktu yang berbeda antar pameran membuat Indonesia seolah selalu dihangatkan, diramaikan dan diriuhkan sepanjang tahun. Semester pertama ada IIMS, semester kedua ada GIIAS.

Kondisi tersebut baik juga dilihat masyarakat internasional, khususnya para investor. Karena menurut Bambang, pameran otomotif merupakan cermin--sebuah etalase bagi suatu negara untuk dilihat masyarakat internasional. 

"Secara general, Indonesia memiliki dua pameran yang sama besarnya. Minimal kita bisa dilihat lebih besar dari pada Thailand," tambah Bambang yang sempat menjabat Ketua GAIKINDO. 

Berfikirnya bukan lagi mewah-mewahan di negara sendiri, tapi terkesan 'jago kandang'. Karenanya, agar semakin besar, perlu bersinergi. Dan IIMS pada akhirnya muncul diawal sebagai penginisiasi kebangkitan industri otomotif nasional, khususnya para pabrikan yang berkecimpung di dalamnya. 

Mungkin dengan alasan sinergisitas juga yang membuat IIMS 2016 kali ini akan fokus pada penjualan dan merelakan GIIAS mengambil alih urusan pamer konsep dan teknologi otomotif masing-masing merek--sekaligus juga jualan. 

Editor : Bagja
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA