Hasil Lengkap Komparasi Suzuki Satria F150 Injeksi VS Honda Sonic 150R Versi OTOMOTIF!

Senin, 23 Mei 2016 | 15:52 WIB

Jakarta - Awal September 2015 silam setelah kehadiran New Honda Sonic 150R, OTOMOTIF mengadakan komparasi super cub alias bebek super. Sonic saat itu unggul dari sisi desain, performa, handling dan konsumsi bensin dibanding Suzuk i Satria F150. Nah setelah kehadiran All New Suzuki Satria F150 Februari 2016 lalu, bagaimana peta persaingannya? Apakah ada perubahan hasil jika keduanya kembali diper temukan? Untuk menjawabnya, ini dia komparasi keduanya. • (otomotifnet.com)

 

Desain
Desain yang terlihat pada Sonic futuristic ddan dinamis karena banyak lekukan yang berkesan 3D. Garis bodinya konsisten dari depan sampai belakang, sehingga lebih enak dilihat. Desain ini seperti pendahulunya, Sonic RS125 asal Thailand. Makin keren pakai pelek model Y.

All New Satria juga menawarkan desain yang tajam yang mengesankan kencang dan sporti. Sayang enggak konsisten, karena headlamp malah sedikit membulat mirip topeng robot, dan lampu rem pun malah membulat, bahkan di bawahnya ada sayap sepatbor yang berkesan merusak desain. Dari sisi fungsi sih penting untuk menahan kotoran.

Fitur & Teknologi
Lampu utama Honda Sonic sudah LED, sedang sein dan rem masih bohlam biasa. Panel indikatornya sudah digital, isinya takometer model bar, spidometer, odometer, posisi gigi dan lampu-lampu, sayang tak ada jam dan tripmeter. Sebagai pengaman kontak dibekali shutter key. Peleknya berukuran 1.85x17 dan 2.15x17 dibalut ban 70/90-17 dan 80/90-17.

Pengereman depan pakai cakram lebar 296 mm dijepit kaliper 1 piston. Belakang juga cakram 1 piston. Footstep depan Sonic pakai karet dan tak bisa dilipat. Suspensinya depan teleskopik khas ayam jago berdiameter as 26 mm. Setang jepit tapi tinggi sehingga berkendara lebih bersahabat. Sedangkan belakang monosok konvensional, tanpa link dan enggak bisa disetel.

Suzuki juga membekali All New Satria dengan lampu utama LED. Nah bagian spidometernya keren sudah mengusung full digital dengan sapaan “FU 150 Ready Go” ketika kontak on. Isinya lebih lengkap, mulai dari takometer yang mencapai 13.000 rpm, di bawahnya ada spidometer dengan angka berukuran besar yang mudah dibaca.

Selanjutnya ada jam, gear position, fuelmeter, interval penggantian oli, odometer, trip A dan B. Bahkan ada shift light dengan 4 pilihan mode, yang pertama mati, lalu low akan menyala di 4.500 rpm, high menyala di 9.500 dan custom yang bisa diatur sesuai keinginan pengendara mulai dari 3.000 rpm sampai 11.500 rpm.

Suzuki juga melengkapi Satria dengan bagasi kecil yang cukup untuk menaruh sarung tangan dan lap kecil atau karcis parkir, sayang engselnya terasa ringkih karena goyang. Peleknya lebih sempit dari Sonic, depan hanya 1,60x17 dengan ban 70/90-17 dan belakang 1,85x17 berbalut ban 80/90-17.

Sedang suspensi depan sama model ayam jago dengan diameter as 26 mm. Belakang pun monosok tanpa link dan enggak bisa disetel. Footstep depan logam dan bisa dilipat.

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA