Perilaku Mengemudi Mobil Intinya Waspada

Minggu, 5 Juni 2016 | 09:47 WIB

Kegiatan mengemudi membutuhkan konsentrasi menyeluruh

Jakarta - Umumnya, pengemudi merasa pede untuk melenggang di jalanan karena yakin dengan pengalamannya. Meski sebenarnya kadang belum belum cukup. “Pemahaman mengenai peraturan lalu lintas dan etika mengemudi sangat dibutuhkan agar dapat menghindari potensi celaka.

Apalagi ukuran mobil yang lebih besar, menuntut tanggung jawab yang lebih dari pengemudinya,” jelas Bintarto Agung dari Indonesia Defensive Driving Center (IDDC). Mau sebagus apapun kendaraan dan infrastruktur jalanan, kalau tidak didukung dengan mentalitas mengemudi yang baik maka akan sia-sia dan bisa membahayakan baik untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
    
“Pengemudi yang baik itu wajib memiliki pemikiran yang positif, juga paham batasan yang dimiliki oleh diri sendiri maupun kendaraan yang digunakannya,” ujar Mira Keumala Safri, Marketing Director & Defensive Driving Coach (Behavior Specialist) dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC). Mau tahu apa yang seharusnya anda lakukan dan anda hindari ketika sedang mengemudi? Yuk simak berbagai poin dibawah ini.  (otomotifnet.com) / Tejja

DO :

1.Cek kondisi dan kelengkapan mobil sebelum melaju, dan sesudah melaju. Contohnya saja seperti tekanan angin,lampu-lampu, juga keberadaan emergency tools.

2.Pahami jam-jam sibuk sebelum memulai perjalanan. Bisa juga andalkan aplikasi navigasi pada smartphone untuk dapatkanrute tercepat dengan kondisi lalu lintas yang ada.     

3.Jangan merasa aman dengan kondisi jalanan. Sepi atau ramai sama-sama menyimpan potensi bahaya bila tidak bijak dalambersikap.     

4.Biasakan diri untuk memiliki kewaspadaan penuh terhadap setiap keadaan yang terjadi di jalanan. Lihat juga situasi yangterjadi di sekeliling mobil.

5.Taati peraturan lalu lintas, karena aturan yang disusun oleh pihak berwenang ini telah melalui riset panjang denganmemperhatikan berbagai sudut pandang agar menciptakan kenyamanan dalam berlalu lintas.

Editor : Parwata

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA