Pasang Klakson Hella di Honda BeAT eSP, Suaranya Lebih Melengking

Kamis, 9 Juni 2016 | 10:21 WIB

Jakarta - Membunyikan klakson di jalan perkotaan seperti Jakarta sudah jadi kebiasaan, hampir setiap menit kita mendengarnya. Beda dengan negara lain seperti Jepang dan Inggris, hampir enggak pernah terdengar “tin-tin” atau “tet-tot”.

Saking pentingnya klakson bagi pemotor di Indonesia, banyak yang pakai punya mobil. “Padahal cara itu sebaiknya dihindari,” wanti Vincent Lo, GM PT Sumber Berkat yang mengageni merek Hella. “Punya mobil dayanya terlalu besar, listrik aki akan terkuras, usianya jadi singkat,” imbuhnya.

Sebagai contoh milik motor yang model single berarus 1,5 Ampere (A), dengan tegangan 12 volt (V) maka dayanya 18 Watt (W). Sementara mobil bisa sampai 4,8 A atau berdaya 57,6 W. “Bahkan yang keong bisa 7,2 A, itu tentu salah kaprah,” lanjut pria yang berkantor di daerah Taman Sari, Jakbar.

Makanya Vincent menyarankan untuk pemotor jika ingin suara klakson yang lebih nyaring, pakai saja yang memang dikhususkan bagi roda dua namun punya spesifikasi lebih tinggi. Ambil contoh produk Hella dengan tipe Sound +. “Suara yang dihasilkan lebih nyaring,” ujarnya berpromosi.

Jika melihat spesifikasinya, klakson Hella ini punya arus sama dengan standar 1,5 A, bedanya punya suara lebih keras mencapai 109 dB, frekuensinya juga tinggi 480 Hz. Pantas saat dites suaranya lebih melengking dan cempreng. Sementara produk standar punya spek 105 dB.

Bagaimana pemasangan klakson dengan harga sekitar Rp 50 ribu ini? Tentu simpel banget! Nih dicontohkan pada Honda BeAT eSP. (Otomotifnet.com)

Editor : Otomotifnet

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA