KUN 2016: Mengapa 'Wajah' Mobil Karya SMK Kurang Cakep?

Jumat, 10 Juni 2016 | 20:14 WIB

Jakarta-Perjalan tim Kontribusi Untuk Negeri 2016 (KUN) dalam etape kedua sesi rute Solo-Magelang-Semarang mengunjungi sejumlah pihak yang punya passion tinggi menghasilkan mobil nasional.

Namun muncul pertanyaan menggelitik yang juga banyak dilontarkan oleh khalayak umum, mengapa tampilan mobil-mobil tersebut kurang apik?

Desain yang banyak detail harus sebanding dengan ketersediaan peralatan produksi yang sesuai

Padahal soal desain kini semakin penting bagi konsumen, bahkan bisa disebut banyak keputusan membeli mobil baru salah satunya didorong oleh daya pikat tampilan.

Tentu saja soal spek teknis seperti mesin, sistem kelistrikan, suspensi, sampai kenyamanan juga hal vital buat dipenuhi.

Nah, soal desain bisa disimak pendapat soal bikin desain yang apik dari pihak karoseri yang juga sudah terbiasa membuat produk custom.

"Kalau seperti itu balik lagi ke desainernya, pengalamannya, dan jam terbangnya. Mungkin desainer mobil Esemka belum memiliki jam terbang yang cukup," analisa Benny Darmawan P, Marketing Support Dept, Head PT Mekar Armada Jaya (2/6).

Benny, yang ditemui di kantornya di Magelang Jateng, mengakui bahwa soal taste desain juga dipengaruhi referensi yang dimiliki oleh seorang desainer mobil.

Ia menjelaskan lagi, untuk desainer di New Armada sendiri sejatinya orang yang memang sudah lama di dunia otomotif, mencintai bus, serta memiliki idealis yang cukup tinggi.

Benny (keempat dari kanan), desainer kendaraan harus punya kecintaan yang tinggi terhadap dunia otomotif

Dalam konteks industri, ketersediaan peralatan yang mendukung juga tak bisa dilupakan.

Editor : Arief Aszhari

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA