How To Buy Yamaha V-Ixion Tahun 2011, Perhatikan Kopling, Komstir dan Injeksinya!

Kamis, 23 Juni 2016 | 08:29 WIB

Model sport yang digemari meskipun sudah berstatus bekas

Jakarta - Bila sedang cari motor sport seken yang punya performa mesin mumpuni, irit bahan bakar, nyaman, serta harga yang bersahabat, silakan lirik Yamaha V-Ixion keluaran 2011 ini. Walaupun sudah berumur lima tahun, motor sport yang masuk ke dalam segmen mid-end dari pabrikan garpu tala ini ternyata masih dapat menarik perhatian masyarakat Indonesia.

Diluncurkan oleh PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) pada tahun 2010 dan merupakan penyempurnaan dari Yamaha V-Ixion generasi pertama. Untuk perubahannya, sebagian besar terlihat pada sector kosmetik motor, seperti perpaduan warna dasar dengan desain grafis baru, serta perubahan warna sasis, selonsong tabung sok depan, dan behel belakang.

Perubahan paling kentara ada pada lampu depan, jika sebelumnya berbentuk bulat, pada generasi kedua ini memiliki desain yang unik dan modern. Sedangkan bagian mesin, sasis, dan kaki-kaki, pada versi minor change ini YIMM mempertahankan resep lama yang diperkenalkan pada tahun 2007. Semisal penggunaan mesin LC4V injeksi berkapasitas 150 cc, 4 klep SOHC, berpendingin air yang dipadukan dengan sasis Deltabox dan suspensi belakang Monocross.

Nah, bagi yang berminat dengan motor ini, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memboyongnya ke garasi rumah. Maklum, dengan umur lima tahun tentu sudah ada komponen yang harus diganti.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kondisi mesin, terutama di sektor transmisi. “Salah satu penyakit Yamaha V-Ixion pada rumah kopling yang mudah oblak, indikasinya ada suara klotok-klotok dari sebelah kanan mesin. Nah, solusinya rumah kopling harus dipantek atau ganti baru,” ungkap Haikal, Service Advisor dari PT Sumber Mas Motor, bengkel resmi Yamaha di daerah Kalibata, Jakarta Selatan

Kedua, coba cek kondisi komstir dan segitiga sok depan. “Untuk komstir depan, kadang saya menemui banyak yang kendor, membuat sok depan motor terasa oblak saat mengerem. Sedangkan untuk sok depan, segitiga V-Ixion merupakan salah satu komponen yang mudah bengkok dikarenakan menghajar lubang atau jatuh,” tambah pria ramah tersebut.

Terakhir, cek sistem injeksi seperti pompa bensin, throttle body, ECU, dan injektor. Pastikan keempat komponen ini bekerja degan baik, karena biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan penggantian keempat komponen tersebut cukup mahal.

Untuk harga, setelah melakukan survey ke beberapa pedagang dan situs jual beli, pada saat ini, harga unit Yamaha V-Ixion keluaran tahun 2011 dipatok di kisaran Rp 11 juta sampai Rp 12 juta. Tentu harga tergantung dari kondisi dan kelengkapan motor. • (otomotifnet.com / Bob)

Spesifikasi singkat
Kapasitas mesin: 150 cc
Konfigurasi mesin: 1 silinder, 4 klep SOHC
Transmisi: Manual 

Editor :

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA