Modifikasi Kawasaki Z800, Scrambler Gara-Gara Terjun Bebas

Kamis, 4 Agustus 2016 | 11:55 WIB

Jakarta - Huh, namanya juga bosan. Hindra Then ingin ganti motor, dari Kawasaki Z800, ngebet ganti moge bergaya klasik. Tapi, saat hendak menjual motornya, ia kaget bukan kepalang. “Harganya terjun bebas..

Dari pada sakit hati akhirnya dipake lagi deh,” kenangnya. Padahal, rencananya, jika Z800 ini laku terjual, duitnya akan dipakai menebus Triumph Scrambler. “Gagal deh,” sesal warga Tasikmalaya, Jawa Barat ini.

 

Untung sang istri kasih ide cemerlang. “Dia bilang dimodifikasi saja kaya Triumph Scrambler, dari pada beli baru pasti butuh dana yang lebih besar,” katanya menirukan ucapan sang istri. Benar juga ya!

Akhirnya, rumah modifikasi Studio Motor (SM) di kawasan Bintaro, Tangsel jadi rujukan. “Kita sepakat Z800 ini jadi Scrambler, tapi harus tetap nyaman saat dipakai harian,” jelas Donny Arianto bos SM.

Bekerja cepat, tangki dirancang ulang. “Konsepnya punya dua fungsi. Pertama untuk menampung bahan bakar dan kedua, di bagian kiri depan dibuat tempat air cadangan radiator, sehingga lebih rapi,” terangnya.

Lanjut ke belakang, buntut dipotong dan subframe baru diganti dengan pipa mesin melingkar. Jok dilapis kulit cokelat dengan ukuran lebih pendek membuatnya tampil simpel.

Di area kaki-kaki, pelek palang standar pensiun dini. Gantinya pelek jari-jari TK Japan ring 17 inci yang kemudian dibalut pakai ban Avon Distanzia bikin makin kekar. Sedangkan untuk peredam kejut, Donny tak main-main dalam urusan kenyamanan, sok Ohlins fully adjustable sengaja dipilih.

Urusan kelir, dilabur warna oranye metalik sesuai keinginan Hindra. “Kalau sudah begini, jadi pusat perhatian saat di jalan,” tutup pria berkulit putih ini girang! • (otomotifnet.com / Sigit)  

 

Plus: Motor masih nyaman dikendarai, tangki unik
Minus: Sein belakang sama spion dipasang dong! 

Editor :

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA