MPV World 2016: Mitsubishi Delica Royal, Memang Bukan MPV Biasa!

Senin, 1 Agustus 2016 | 16:16 WIB

MPV yang nyaman dan mewah tapi tangguh seperti SUV. Di sinilah keunikannya untuk dicoba!
    
Jakarta -
Mendapat kesempatan mengendarai Mitsubishi Delica Royal di gelaran MPV World 2016 boleh dibilang menantang. Karena mau enggak mau harus mencari lokasi yang mewakili dua alam untuk menguji ketangguhannya. Tentu saja yang pertama ditelusuri adalah seberapa mewah mobil ini. Diperhatikan dari luar, tampilan Delica Royal ini jauh lebih menarik dan mewah dibanding Delica biasa.

Tipe Royal belum genap setahun diperkenalkan, sekitar bulan Oktober 2015. Masih gres dong...   Contoh kemewahannya hadir lewat nuansa krom di beberapa bagian bodi. Seperi pada gril, handel pintu dan juga pemakaian pelek desain baru dan diperbesar, dari 16 inci ke 18 inci.  

Masuk ke kabin pun terasa sekali aroma MPV premium. Diawali dengan pintu geser otomatis. Begitu masuk langsung disapa oleh jok dibalut kulit warna krem dan model captain seat di baris tengahnya. Saat dipakai silaturami dan libur Lebaran bersama keluarga, full 7 penumpang pun tak ada kendala. Delica juga mengadopsi sistem pendinginan udara AC Climate Control, ditambah double blower di baris ketiga yang menambah kenyamanan penumpang belakang.

Mesin Bertenaga
 
Mengandalkan mesin S4 MPI S-MIVEC 4 silinder, berkapasitas 2.000 cc dengan transmisi INVECS-III CVT 6 percepatan, boleh dibilang kombinasi yang pas. Ketika diajak jalan-jalan di dalam kota maupun ke luar kota terasa bertenaga.  

Terlebih ketika diisi bensin Pertamax yang memang direkomendasikan buat mesin Delica yang punya rasio kompresi 10,5:1. Terasa bertenaga terutama di putaran tengah hingga atas, cocok buat cruising jarak jauh.

Meski begitu, untuk berakselerasi terasa kurang mumpuni. Agak lemot jika ingin menyusul mobil ataupun menambah kecepatan dari kondisi berhenti. Tapi namanya MPV mewah tidaklah penting. Karena buat memboyong keluarga tentu lebih menekankan faktor kenyamanan berkendara.  

Nah, menariknya urusan konsumsi bahan bakar boleh dibilang cukup irit. Dengan mesin 2.000 cc bertransmisi CVT dan digunakan di dalam kota, tol dan luar kota sanggup memperoleh angka 1:10,4 (liter:km). Sedangkan ke luar kota bisa tembus 1:13,3.   Angka di atas diperoleh salah satunya berkat adanya Eco Indicator yang bisa menjaga kaki driver menekan pedal gas terlalu dalam.

Ditambah fitur AS&G (Auto Stop & Go) dimana saat pedal rem diinjak mesin otomatis mati, ketika pedal kembali dilepas mesin akan hidup lagi. Lumayan bantu menekan konsumsi bensin.   Kenyamanan lain, adanya Cruise Control yang aktif pada kecepatan 80 kpj. Harus hati-hati menjajal fitur ini lantaran kondisi jalan tol di Jakarta dan sekitarnya tidak bisa ditebak. Ada saja mobil yang menyalip atau pindah jalur mendadak. Tapi cukup menarik dan nyaman saat difungsikan meski tak berani lama-lama.

Setangguh SUV Kah?

Editor : Parwata

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA