Seputar Karpet Mobil, Ini Mendukung Kenyamanan Juga lo

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 09:12 WIB

Jakarta - Karpet menjadi hal yang tak bisa dilepaskan dari sebuah mobil. Memang, pemakaian karpet memiliki banyak keuntungan. Seperti mampu meredam panas dari luar, sehingga ruang kaki jadi lebih nyaman. Mampu juga meredam suara-suara yang dihasilkan dari rongga sepatbor. Terutama sekali dengan karpet mampu menjaga kebersihan kabin.

Jika pakai karpet, kotoran akan mudah terlihat. Langkah selanjutnya, harus langsung dibersihkan. Namun, penggunaan karpet juga menyimpan beberapa potensi buruk jika tak dirawat. Membiarkan karpet selalu dalam keadaan kotor pastinya mengganggu kenyamanan mengemudi. Bau juga bisa ditimbulkan dari karpet.  Nah, berikut ulasan seputar karpet mobil.

Membersihkan Karpet

Karpet karet lebih mudah. Tinggal lepas dan sikat sampai bersih. Untuk yang kain agak sedikit repot. Sebenarnya bisa cuci pakai air. Tinggal basahi, lalu sikat dan jangan lupa bubuhi sabun. Selesai itu wajib dijemur sampai kering. “Kalau tidak, karpet akan bau dan kabin juga bau apek. Bikin enggak nyaman nyupir,” sebut Suhartono, pemilik carwash Simple di kawasan Pondok Gede, Jaktim. Kelemahannya, harus tunggu sampai kering dan belum tentu debu hilang. Tono, panggilan Suhartono pakai jurus sederhana.

Yakni memanfaatkan angin bertekanan dan juga sikat yang dibasahi. Karpet ‘ditembak’ dulu dengan angin bertekanan, maka debu akan langsung keluar. Setelah itu, manfaatkan sikat yang sudah dibasahi. “Jangan terlalu basah, nanti justu bikin basah karpet,” ungkapnya. Untuk karpet tambahan atau biasa disebut karpet dasar berbahan vinyl, cukup lap pakai kain basah saja.  

Hati-hati Memakai Karpet

Tak sedikit pemilik mobil yang menggunakan banyak karpet. Maksudnya supaya terlihat bersih. Tapi ini menyimpan potensi bahaya, khususnya di bagian pengemudi dan mobil bertransmisi manual. Karpet tebal bisa saja membuat injakan pedal kopling atau rem tidak maksimal.  Bagi yang sudah aplikasi karpet dasar perlu waspada. Jangan bingung jika tiba-tiba jok berbunyi serta goyang.

“Biasanya karena baut rel jok yang kendor. Ini karena karpet yang dijepit oleh baut dan rel lama-lama akan menipis, baut jadi kendor secara perlahan,” sebut Bambang Suroyo, Kepala Bengkel Suzuki Sunter, Jakut. Menurutnya, jika sudah aplikasi karpet dasar, ada baiknya lakukan pengecekan paling tidak 1 tahun sekali. Cukup lima menitan untuk mengeceknya.

Masih untuk karpet dasar, perhatikan juga keeratannya yang dekat dengan pedal. Pastikan menempel dengan baik. Sebab jika tidak, maka bisa menekuk dan mengganggu operasional pedal-pedal yang ada.

Editor : Parwata

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA