Teknologi Mesin 3NR-VE Daihatsu Sigra, Kunci Utamanya di Roller Rocker Arm

Selasa, 6 September 2016 | 08:00 WIB

Setidaknya ada 4 hal istimewa yang diterapkan pada mesin 3NR-VE dan membuat power dan torsi maksimalnya tetap irit bahan bakar

Jakarta - Beberapa Waktu lalu sudah dibahas soal perubahan pada mesin 1KR-VE yang dipakai Astra Daihatsu Sigra 1.0L. Nah sekarang saatnya buka-bukaan soal mesin 3NR-VE. Berkapasitas 1.200 cc, “Pada Sigra yang menggunakan mesin ini, tersedia 8 pilihan. Dari yang transmisi manual dan otomatis,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

Walau banyak pilihan tipe, namun teknologi mesinnya enggak ada perubahan. “Ada 4 hal istimewa yang diterapkan pada mesin 3NR-VE dan semuanya merujuk pada performa yang tinggi dan irit bahan bakar,” papar Toshinari Yonezawa, Manager Product Planning Div. R&D Group Daihatsu Motor Co.LTD.

Enggak usah panjang lebar lagi. Ini 4 hal istimewa yang diterapkan pada mesin 3NR-VE milik Sigra 1.200 cc. *

Roller Rocker Arm type Valve Intake

Di mesin, rocker arm yang terpasang pada rocker arm shaft, terkoneksi dengan push rod yang menggerakkan klep intake dan exhaust. Pergerakan rocker arm mengikuti putaran dari camshaft. Pada model yang konvensional, pergerakan tersebut menimbulkan gesekan. Nah rocker arm pada mesin 3NR-VE mengaplikasikan model roller.

Model seperti ini memiliki tujuan untuk mereduksi gesekan yang timbul saat camshaft berputar. Dengan bidang gesek yang minim, maka perputaran di mesin lebih enteng. Efek yang didapat, bisa mendukung irit bahan bakar dan meningkatan performa. “Ini kunci utama dari teknologi yang dipakai pada mesin 3NR-VE,” tegas Yonezawa-san.

Dual VVT-i

Teknologi ini pertama diterapkan pada Great New Xenia 1.3L. Pada intinya, Dual VVT-i membuat pengaturan timing buka dan tutup dari klep isap maupun buang lebih efisien. Pengaturan oleh ECU itu, enggak mempengaruhi durasi buka tutup dari masing-masing klep tersebut. Timing (maju atau mundur) dipicu oleh beberapa hal, yakni putaran mesin, beban mesin dan temperatur mesin.

Penggunaan teknologi ini dapat menghasilkan beberapa hal positif. Seperti peningkatan efisiensi volumetrik pada mesin, tenaga dan torsi jadi lebih besar, tapi konsumsi bahan bakar irit, serta emisi gas buang yang ramah lingkungan.

Editor : Parwata
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA