Problem Komstir Motor Skutik Honda, Disetel Biar Enggak Kaku

Rabu, 5 Oktober 2016 | 10:18 WIB

Jakarta - Sebut saja Ratna, dirinya akhir-akhir ini merasa enggak nyaman setiap berkendara dengan Honda BeAT eSP miliknya, yang odometernya baru berjalan 9.000 km.

“Terutama saat pelan di kemacetan, serasa mau jatuh karena setang kaku,” ujar wanita yang tinggal di Pamulang, Tangsel ini. Berdasarkan penelusuran OTOMOTIF, ternyata problem ini tak hanya ditemukan di BeAT, namun juga di skutik Honda lain seperti Vario dan Scoopy. Problem Komstir Motor Skutik Honda? Kenapa bisa begitu?

“Biasanya terjadi kalau sering melibas jalan rusak, berarti waktunya disetel komstirnya,” terang Safrudin, dari AHASS Clara Motor, Kebon Jeruk, Jakbar. Untuk penyetelan, tentu mesti bawa ke bengkel atau AHASS terdekat.

Untuk motor yang berusia kurang dari satu tahun, di AHASS tentu gratis, “Komstir masuk frame yang tercover garansi selama satu tahun,” terang Wedijanto Widarso, General Manager Technical Service Division PT Astra Honda Motor.

Wedijanto menambahkan, untuk mengecek komstir sangat mudah, pertama posisikan motor pakai standar tengah. “Kemudian tekan jok sampai roda depan mengambang, lalu taruh setang di posisi tengah atau lurus (gbr.1).

Gambar 1

Dorong ujung setang ke kiri atau kanan dengan sentuhan tangan, setang harus dapat bergerak sampai batas akhir dengan mudah tanpa hambatan,” terangnya. Bila ditemukan hambatan saat dibelokkan seperti ditemukan di motor Ratna, artinya harus disetel.

“Komstir harus dikendurkan pakai obeng yang diketok palu (gbr.2), tapi sebelumnya mur 32 dikendurkan dahulu (gbr.3).

Gambar 2
Gambar 3

Sebelum itu mur pengunci setang tentu dilepas juga pakai kunci ring 17 (gbr.4),” terang Udin, sapaan Safrudin.

Gambar 4

Udin menambahkan, jika disetel tetap enggak bisa kembali normal, artinya bola-bola dan dudukannya sudah waktunya ganti. Satu set race steering kit (gbr.5) untuk skutik dan bebek Honda ini harganya Rp 85 ribu.

Gambar 5

Yuk disetel biar kembali nyaman. • (Aant / otomotifnet.com) 

Editor :
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA