Honda Civic 1.5 ES Killer-Look

Selasa, 18 Oktober 2016 | 15:26 WIB

Satu kata muncul dalam benak saat melihat Civic generasi X adalah ‘sporty’. Dengan siluet bodi layaknya coupé, lampu depan besar dipadu bumper berkesan agresif, siapa pun dijamin akan langsung terpesona melihat penampilan Honda Civic generasi X.

Desainnya terbilang progresif, kalau tidak mau disebut futuristis. Meski progresif, kegantengan Civic baru terbilang absolut. Maksudnya, Anda takkan menemukan perlawanan dari lawan bicara ketika menyebut kegantengannya. Tak heran, unit tes kami berwarna Cosmic Blue Metallic menjadi magnet di tengah-tengah kemacetan lalu lintas Ibukota.

Suasana kabin terbilang modern, meski tidak sedramatis tampilan eksterior. Desain dasbor lurus-lurus dengan panel instrumen mengingatkan kami akan antar-muka dalam film “Tron: Legacy”.

Karakter sporty terasa semakin kental dengan posisi duduk rendah untuk standar sedan. Bagi pengemudi, tersedia pengaturan jok elektrik 8 arah untuk menemukan posisi pas. Tetapi keleluasaan ini tidak dimiliki penumpang depan. Pengaturan jok mekanisnya hanya maju-mundur, sehingga kesan tenggelam akan dirasakan penumpang dengan tinggi badan di bawah rata-rata.

Sebagai sedan menengah, kelegaan kabin belakang relatif melimpah. Dengan jok depan diisi orang setinggi 175-180 cm, masih tersisa ruang lutut lebih dari cukup. Belum menyentuh sandaran jok depan. Membuat Civic pas menjalankan tugasnya sebagai sedan eksekutif yang pemiliknya sering menggunakan jasa sopir.

Okay, cukup basa-basinya. Mari merasakan seperti apa esensi dari Civic terbaru. Inilah Honda pertama di Tanah Air yang dilengkapi tren teknologi mesin terkini. Mari berkenalan dengan lebih intim dengan Honda Civic 1.5 Turbo.

Paduan VTEC dengan turbo mampu mem-boost tenaga maksimum unit 1.500 cc 4 silinder menjadi 173 ps. Ditambah torsi maksimum 224 Nm diraih pada putaran serendah 1.700 rpm. Menjadikan Civic 1.5 Turbo sebagai sedan paling bertenaga di kelasnya.

Dengan penampilan se-sporty ini, tidaklah salah jika ada orang memiliki ekspektasi lebih pada performa. Apalagi, pengalaman bersama Civic Type R berdaya 310 ps milik importir umum beberapa waktu silam begitu berbekas. Agar tidak salah persepsi, mari mengembalikan Civic generasi X ke konsep asalnya.

Patut diingat ini adalah sedan menengah ditujukan bagi kaum eksekutif yang umumnya berusia 30-40-an tahun. Artinya, sejak awal Civic dirancang untuk menghadirkan dengan standar kemewahan dan kenyamanan khas sedan menengah.

Belum lagi kehadiran turbo sebagaimana tren saat ini sebagai penunjang efisiensi. Ide dasar turbo abad ke-21 adalah bagaimana membuat mesin berkapasitas kecil mampu menghasilkan daya ekstra dengan konsumsi bbm seefisien mungkin. Bukan murni peranti pendongkrak tenaga. Ditambah kehadiran transmisi CVT ultra-halus yang jelas-jelas berbanding terbalik dengan karakteristik sport.

Editor : andy
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA