Modifikasi Vespa Sprint 3Vie, Borong Tiga Juara di Tiga Kelas Berbeda

Rabu, 11 Januari 2017 | 02:04 WIB

Modifikasi Vespa Sprint 3Vie ini menjadi juara di 3 kelas sekaligus, Vespa Matic 220 cc Open, Vespa Matic FFA 300 cc dan All Piaggio Scootter FFA

Jakarta - Muhammad Nur Radi dibuat penasaran pada balap Vespa. “Apalagi suspensi depannya cuma sebelah hehe…” buka pria yang akrab disapa Radi. Berawal dari rasa penasaran ini, Vespa Sprint tunggangan hariannya dioprek dan direlakan turun balap.

Untuk performa dipercayakan pada Seventeen Garage (SG), sedang Ahmad Saugi jadi pilotnya. Hasilnya, turun membawa bendera Dapscoots Racing Division di Indonesian Scooter Championship seri terakhir (18/12), jadi juara satu di tiga kelas sekaligus.

Modifikasi Vespa Sprint 3Vie ini Menjadi yang tercepat di kelas Vespa Matic 220 cc Open, Vespa Matic FFA 300 cc dan All Piaggio Scootter FFA dengan rekor catatan waktu 59,886 detik. Wow! Apa saja ubahannya? Yuk lihat langsung! • (Fariz / Otomotifnet.com)

Bore Up Cukup 200cc
Menolak canggih, sistem injeksi malah diganti jadi karburator. “Supaya lebih efi sien untuk permulaan, kalau injeksi butuh riset panjang,” ucap Yudi Hermawan mekanik andalan SG.

Perangkat pengapian diambil dari motor bebek dikombinasi dengan CDI BRT 16 step, koil Yamaha YZ 125 dan karburator Keihin Sudco PWK 28 mm. Turun di kelas 220 cc sampai 300 cc, bore up yang dilakukan cukup 200 cc.

“Piston pakai forged Shark diameter 66 mm. Aslinya untuk Yamaha Jupiter MX, sama persis karena pennya diameter 14 mm. Penyesuaian hanya di coakan klep ex yang sedikit dilebarkan,” jelas Pede panggilan akrabnya.

Klep masih standar in 20 mm dan ex 22 mm buka-tutupnya diatur noken as custom yang dirahasiakan speknya. “Per klep juga masih standar, enggak ada gejala fl oating. Sedang noken as disesuaikan karakter Saugi,” bebernya.

Pakai Tangki Smash
Agar menikung makin lincah distribusi bobot diperbaiki. Tangki dipindah ke depan pakai copotan Suzuki Smash. Sedang aki, CDI dan koil pindah ke balik bodi depan.

“Tadinya pakai tangki custom tapi ketika jatuh, malah bikin kebakaran, habis semua sampai suspensi Ohlins meleleh,” beber Radi yang juga juragan Sate Mak Syukur sekaligus jadi sponsor utama Dapscoots Racing Division.

Agar handling tetap stabil sepasang suspensi Ohlins dipasangkan dengan karet bundar Mitas berkompon super soft asal Slovenia

Plus: Bore up awet dengan kompresi tak terlalu tinggi
Minus: Busyet bro, tampang knalpot berantakan banget! 

Data Modifikasi:
CDI: BRT 16 step
Koil: Yamaha YZ 125
Karburator: Keihin Sudco PWK 28 mm
Piston: Shark 66 mm
Noken as: Custom
Kampas rem: Elig
Knapot: Custom
Ban depan: Mitas MC34 120/70-12
Ban belakang: Mitas MC34 130/70-12
Roller: 13,5 gr
Per torsi: 2.000 rpm
Seventeen Garage : 021-82732678

Editor :
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA