Enam Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Lalu Lintas Norwegia

Jumat, 14 Juli 2017 | 16:35 WIB

Oslo - Delapan hari turing dari Oslo sampai Nordkapp dalam acara Honda Adventure Roads 2017 di Norwegia, banyak hal menarik yang ditemui di jalan. Setidaknya OTOMOTIF merangkum 6 hal yang harus kamu tahu.

Apa saja?

Setir kiri, jadi butuh adaptasi untuk yang baru pertama riding di sini

1.    Setir Kiri
Seperti layaknya mayoritas negara Eropa, Norwegia pakai setir kiri sehingga berjalan di sisi kiri. Kebalikan dengan Indonesia dan Inggris.

Siang hari, lampu mobil pun harus menyala

2.    Nyala Lampu 24 Jam Mobil dan Motor
Semua kendaraan baik mobil maupun motor wajib menyalakan lampu selama 24 jam, beda dengan Indonesia yang hanya berlaku untuk motor. Meski begitu, untuk mobil jika sudah ada DRL tidak wajib lampu besar yang menyala.

Hampir semua jalanan di Norwey hanya dua lajur

3.    Jalan 2 Lajur
Hampir semua jalan di Norwegia hanya 2 lajur, artinya untuk satu arah hanya 1 lajur. Nah uniknya tiap beberapa kilometer ada cerukan, yang berfungsi untuk minggir sejenak jika ada kendaraan lain yang akan menyalip.

Banyak speed gun, hati-hati bisa kena tilang

4.    Batasan Kecepatan
Pembatasan kecepatan di Norwegia sangat ketat, banyak kamera dipasang untuk memantau yang jika melanggar dendanya ratusan kronor.

Semakin ramai kondisi lingkungan, kecepatan semakin rendah. Mulai dari 30 km/h, 40 km/hj, 50 km/h, 60 km/h, 70 km/h dan 80 km/h. Sementara di jalan tol maksimal hanya 100 km/h.

Karena banyak bukit dan pegunungan, terowongan mudah ditemui

5.    Banyak Terowongan
Salah satu kekhasan jalan Norwegia banyak sekali ditemukan terowongan menembus pegunungan batu. Panjangnya bervariasi dari hanya puluhan meter sampai lebih dari 8 km.

Jalanan antar pulau, pantas saja banyak jembatan

6.    Banyak Jembatan
Selain terowongan, jembatan juga sangat banyak ditemukan di Norwegia karena negara ini banyak terpisah oleh sungai, danau dan laut.

Salah satu yang terkenal tentu Atlantic Road dengan jembatan melengkung dan menanjak. (Otomotifnet.com)

Editor : Dimas Pradopo
loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA