Ganjil genap Jakarta Berlaku Lagi, Dishub Sebut Shift Kerja dan WFH Tak Efektif

Irsyaad Wijaya - Minggu, 2 Agustus 2020 | 11:00 WIB
Ilustrasi pemeriksaan kendaraan saat aturan ganjil genap diberlakukan.
Tribunjakarta.com / Gerald Leonardo Agustino
Ilustrasi pemeriksaan kendaraan saat aturan ganjil genap diberlakukan.

Otomotifnet.com - Sistem ganjil genap di Jakarta bakal diberlakukan lagi pekan depan, (3/8/20).

Kebijakan pembatasan berdasarkan pelat nomor kendaraan ini akan diterapkan pada 25 ruas jalan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pengaturan sif kerja dengan waktu tiga jam dan imbauan bekerja dari rumah alias work from home (WFH), dianggap kurang efektif.

Terutama, saat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi yang dikeluarkan pemerintah daerah sejak 4 Juni 2020.

Baca Juga: Aturan Ganjil Genap di Jakarta Siap Diterapkan Pekan Depan, Khusus Mobil Saja

Sejak PSBB transisi, kegiatan perkantoran maupun industri yang sempat ditutup, kini diperbolehkan beraktivitas.

Dengan catatan, menjaga protokol kesehatan demi menekan penularan Covid-19 antar karyawan.

"Dari hasil analisa kami, ternyata volume lalu lintas itu sekarang mendekati, bahkan di beberapa titik pemantauan volumenya sudah di atas normal sebelum pandemi," kata Syafrin, (1/8/20).

"Artinya bahwa pengaturan waktu (shift kerja), termasuk WFH selama PSBB transisi ini tidak berjalan efektif," tambah Syafrin.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Panji Nugraha

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa