Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Otomotifnet - Selasa, 28 April 2015 | 12:00 WIB

Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih! (Otomotifnet - )

OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Burgman jadi salah satu pilihan skutik premium di Tanah Air, setelah menunggu lebih dari satu tahun, akhirnya bisa dites juga, bagaimana performanya?

Jakarta - Lebih dari satu tahun lalu, tepatnya akhir Februari 2014, OTOMOTIF mencoba untuk pertama kali Suzuki Burgman 200 di sirkuit Sentul. Karena sulitnya mendapatkan unit tes, baru kali ini bisa dilanjutkan test ride. Dan ternyata kurang asyik untuk jalan dalam kota! Mengapa?

DIMENSI GAMBOT
Faktor pertama tentu dari gambotnya dimensi, punya ukuran P x L x T 2.055 x 700 x 1.355 mm, besar dan panjang! Jarak sumbu roda 1.465 mm, bandingkan dengan Hayate yang hanya 1.285 mm. Belum lagi bobot 161 kg. Efeknya tentu saja di jalanan kota jadi kurang lincah, enggak mudah untuk selap-selip.
OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Panel indikator jadul ya? Masih pakai jarum analog. infonya sih lengkap

Untung tinggi jok hanya 735 mm, termasuk pendek tuh, ditambah adanya cutaway floorboards, coakan di dek agar kaki enggak ngangkang saat berhenti. Jadi urusan duduk dan berhenti enggak ada masalah deh untuk postur tubuh Asia. Makin nyaman karena joknya lebar dan tebal, tentu saja empuk banget.

Lebarnya jok berimplikasi pada besarnya bagasi, yang pasti lega banget! Dua helm full face pun bisa ditelan, karena punya volume 41 liter. Masih kurang? Di depan, tepatnya di bawah setang ada 2 kompartemen lagi, dan dilengkapi pula dengan soket 12 volt, jadi bisa ngecas handphone di jalan.
OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Butuh tempat tambahan? Tuh ada 2 lagi di bawah setang

Karakter berikutnya yang membuatnya kurang pas untuk jalan perkotaan dari karakter tenaga. Tarikan bawah lambat banget, baru beranjak di 3.500 rpm. Padahal harus stop and go, yang butuh awalan cepat. Belum lagi di putaran bawah dan saat stasioner terasa getaran di setang dan kaki.
 
Beda cerita ketika cruising di 5.000 sampai 7.000 rpm, di kecepatan kisaran 100 km/jam, tenaga padat berisi. Tentu tak lepas dari karakter bore x stroke yang overbore, 69 x 53,4 mm. Karakternya lebih pas untuk jalan keluar kota, yang lenggang.
OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Ada cutaway floorboards, kaki jadi enggak ngangkang

Seringnya mesin berkitir tinggi, berakibat pada konsumsi bensin motor 1 silinder SOHC 4 klep berpendingin cairan ini cukup rakus. Berdasarkan angka yang tertera di spidometer, konsumsi rata-rata dalam pemakaian harian oleh tester berpostur 173 cm 64 kg diperoleh 4,1 L/100 km atau 24,4 km/lt.

Oh iya, Burgman dibekali eco indicator, berupa lampu warna hijau berbentuk daun, yang mengindikasikan pemakaian irit BBM. Enggak hanya putaran mesin, kecepatan dan besarnya bukaan gas ternyata berpengaruh agar indikator ini menyala. Sayang untuk dalam kota lebih sering mati, karena agar ngacir butuh bukaan gas besar.
OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Posisi duduknya santai...

Adanya fitur windshield tinggi pas banget untuk jalan jauh, sangat membantu menampik angin. Tentunya berkendara lama tak perlu khawatir masuk angin. Hanya saja turbelensi udara yang tercipta sedikit mengganggu, terdengar berisik.

Bicara handling, Burgman yang dibekali suspensi belakang ganda ini cukup enak, khususnya ketika dipakai berboncengan, terasa stabil dan empuk. Namun saat berkendara sendiri, suspensi agak keras dan ketika melewati jalan bergelombang bagian belakang agak liar.

Jadi kesimpulannya skutik yang dijual Rp 57,2 juta ini lebih asyik untuk turing berdua keluar kota nih! • (otomotifnet.com)

OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Bagasi lega banget, 2 helm pun masuk

OTO-Rianto
Test Ride Suzuki Burgman 200, Cocok Buat Turing Nih!

Suspensi ganda bisa disetel, sendirian agak keras

Data Test

0-60 km/j: 5 detik
0-80 km/j: 8,4 detik
0-100 km/j: 14 detik
0-100 m: 7,7 detik
0-201 m: 11,9 detik
0-402 m: 19,1 detik
Top speed spido: 128 km/j
Top speed Racelogic: 118,7 km/j
Konsumsi bensin: 24,4 km/lt