Silverstone - Kalimat yang identik dengan peran Arnold Schwarzenegger di trilogi film berjudul Terminator itu, kiranya berlaku bagi dua The Spaniard. Kedua pembalap itu Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.
Marc baru saja merasakan seperti apa tidak menggondol podium di trek Brno. Hal itu praktis menuntaskan rentetan kemenangan SuperMarc di 10 kemenangan konsekutif.
"Bisa dikatakan Brno prestasi yang terburuk buatku. Namun kondisinya memang menyulitkan karena tidak mendapati setting motor sesuai keinginanku. Nah, uji coba sehari di Brno kemarin membuat kepercayaanku bertumbuh lagi," ungkap The Baby Alien julukan dari Marc Marquez.
Sementara satu Spaniard yang bertekad menjadikan sirkuit Silverstone Inggris (31/8) besok menjadi momentum kebangkitan menggondol kemenangan adalah Jorge Lorenzo. Pembalap yang musim lalu tampil apik berduel ketat dan alot hingga putaran terakhir menjadikan sirkuit berjarak 5,9 km dan terdiri dari 18 tikungan itu sebagai lintasan favoritnya.
"Trek ini lebar dan menyuguhkan kecepatan. Suguhan tikungan satu ke tikungan lain begitu mengalir jadi benar-benar membuat pembalap dituntut konsentrasi penuh dan berlari kencang,"sesumbar X-Fuera julukan dari Jorge Lorenzo.
Semakin lengkap trek ini, lanjut Lorenzo, jadi lintasan kesukaan karena bisa menang di sini. Harapannya musim ini bisa melakukan hal yang sama dan menorehkan kemenangan perdana musim ini. (Otosport.co.id)