GP2 : Rio Haryanto Menjaga Semangat Usai Sprint Race GP2 Monako

Dimas Pradopo - Minggu, 24 Mei 2015 | 12:38 WIB

(Dimas Pradopo - )


Monte Carlo – Pembalap Indonesia yang berkompetisi di kejuaraan GP2, Rio Haryanto, tetap menjaga semangatnya meski perjuangannya di sprint race GP2 Monako, Sabtu (23/5)  harus berakhir lebih awal.

Insiden tabrakan sudah biasa di sirkuit jalan raya Monte Carlo yang sempit. Tak lama setelah start, Johnny Cecotto dan Zoel Amberg bertabrakan selepas tikungan pertama. Rio yang tergabung di tim Campos Racing pun tidak sempat menghindari kecelakaan di tempat lain.

Rio sejak awal telah hati-hati mengemudikan mobilnya dan memberi banyak ruang di sisi dalam menuju hairpin Grand Hotel. Namun, Nato yang berada dua posisi di belakang Rio justru menggiring pembalap asal Surakarta tersebut ke mobil Rene Binder di sisi luar.

Rio terjepit di antara dua kompetitor. Roda kanan depan Nato dan roda kiri belakang Binder pun merusak sayap depan Rio. Akhirnya, Rio harus terhenti di dinding pembatas ditambah dengan kerusakan roda dan suspensi.

Penalti 10 detik diberikan kepada Nato. Hukuman itu tampak tidak setimpal, mengingat ia masih mampu mencapai finish sedangkan Rio tidak bisa melanjutkan lomba.

Nato pernah melakukan manuver serupa di feature race Jumat (22/5) yang memaksa Marco Sorensen tersingkir. Pada feature race di Bahrain (18/4), ia menyebabkan kecelakaan beruntun yang mengeliminasi tiga peserta lain, termasuk rekan setim Rio, Arthur Pic.

Kecelakaan besar lainnya lalu terjadi di zona pengereman setelah terowongan. Mobil Jordan King melayang ke udara setelah terlibat insiden dengan Pierre Gasly.

Akhirnya, Richie Stanaway memenangkan sprint race. Sementara Pic finish di urutan enam dan kembali menjadi indikator bahwa mobil-mobil Campos Racing mampu bersaing kompetitif. 

"Saya mohon maaf karena tidak mendapatkan point pada balapan di Monako. Pada babak kualifikasi, saya tidak mendapatkan waktu terbaik karena tertahan yellow flag,” tutur  Rio.

“Balapan di Monte Carlo yang sempit kuncinya ada di posisi start dan strategi yang tepat. Konsentrasi penuh juga diperlukan untuk mencapai finish, karena kemungkinan menyalip sangat tipis,” jelasnya.

“Mohon doanya untuk keberhasilan di ronde berikutnya. Saya harus tetap menjaga semangat demi Merah Putih," kata Rio dalam press release yang diterima otomotifnet.com. (otosport.otomotifnet.com)