“Bradl adalah pembalap yang sangat menarik bagi kami dan Jerman adalah pasar sepeda motor yang cukup penting bagi Yamaha,” begitu puji Lin Jarvis kepada pembalap asal Jerman yang sekarang memimpin klasemen Moto2 dengan keunggulan 17 poin di atas pembalap di urutan kedua.
Tidak seperti pembalap lain yang terlihat sangat agresif, Bradl justru mampu menyembunyikan agresifitasnya melalui karakter tenang dan penuh konsentrasi selama balapan berlangsung. Kenyataan ini sudah dibuktikannya melalui Moto2 Portugal (1/5) lalu. Kendati ia sempat disalip oleh 2 orang rivalnya (Thomas Luthi dan Andrea Iannone), namun Bradl tetap terlihat tenang dan tidak terburu-buru untuk mengejar rivalnya itu.
Alhasil Bradl pun mampu memenangkan 2 seri yaitu di Qatar dan Portugal sekaligus kembali merebut pimpinan klasemen sementara pembalap hingga saat ini. Tidak heran jika Yamaha sangat tertarik untuk merekrut pembalap asal Jerman ini. Apalagi terakhir kali Jerman memiliki pembalap di MotoGP pada tahun 2007 yaitu Alex Hofmann.
Langkah ini tentunya cukup tepat, jika Yamaha ingin mengembangkan bisnisnya di Jerman. Kabarnya Jarvis tertarik untuk menduetkan Bradl dengan Cal Crutchlow di tim Tech3 Yamaha tahun 2012 mendatang, kita tunggu saja kenyataannya nanti. (otosport.co.id)