OTOMOTIFNET – Setahun yang lalu, tepatnya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2009. PT Toyota Astra Motor (TAM) sempat memamerkan model micro car Toyota iQ. Mobil mungil dengan desain cerdas yang mampu memadukan ruang sempit dengan kapasitas yang lega.
Bagaimana tidak, panjangnya tak lebih dari tiga meter. Begitu juga dengan wheel basenya yang hanya dua meter. Beratnya hanya 880 kg dengan mesin berkapasitas 998cc. Meski begitu empat orang masih bisa duduk nyaman di dalamnya.
Dengan bentuknya yang kecil seharusnya sangat sesuai dengan kota dengan jalanan macet seperti Jakarta. Tahun lalu, pihak PT TAM mengaku berniat untuk melihat respon pasar terhadap micro car yang sudah dijual di beberapa negara Eropa sejak dua tahun lalu ini. Lalu apa hasilnya?
“Rasanya Toyota iQ kurang cocok di Indonesia. Kebanyakan bilang mobil ini terlalu kecil, meski sebenarnya lega di bagian interiornya,” buka Anton Jimmi Suwandi, Planning Analysis Manager PT TAM. Meskipun city car, orang Indonesia maunya tetap yang terlihat besar.
Mungkin ini masih berhubungan dengan habit orang Indonesia yang menyukai mobil besar dengan kapasitas penumpang banyak sperti MPV. Buktinya meski punya karakter jalanan di beberapa kota mirip dengan India, mobil kecil di Indonesia tak selaku city car di negeri sari.
“Lagi pula kita sudah hitung, bila diproduksi di Indonesia harganya akan tetap mahal. Toyota iQ meski konsepnya micro car tapi secara fitur masuk golongan premium. Air bagnya saja ada 6 untuk mobil sekecil itu,” jelas pria berkulit putih ini.
Akhirnya peminat mobil mungil ini di Indonesia hanya bisa berharap dari importir umum yang sering mendatangkan mobil mungil dari berbagai negara.
Penulis/Foto:Popo/Toyota