Atasi Radiator Bocor, Jangan Kusut Jika Air Surut

Otomotifnet - Selasa, 22 September 2015 | 09:11 WIB

(Otomotifnet - )

Jakarta - Sedang asyik riding atau turing, tanpa disadarai air radiator berkurang. Sehingga lampu indikator menyala menandakan mesin overheat. Wah, bahaya tuh bro! Bisa bikin mesin jebol karena panas berlebih. “Kejadian itu karena kisi-kisi radiator ada yang ‘corlus’ atau bocor halus,” buka Tommy, bos bengkel Ngayun Speed Racing (NSR).

“Bisa diakibatkan loncatan kerikil tajam tepat mengenai jalur air di radiator, bisa juga karena korosi atau karat. Lama-kelamaan air berkurang dan mesin mudah overheat,” urai pria berperawakan tegap yang bengkelnya ada di daerah Kelapa Dua, Jakbar ini.

Tapi tenang, masih bisa diatasi. Salah satu yang paling praktis adalah dengan menggunakan lem besi karena bisa dilakukan tanpa melepas radiator. Merek yang tenar adalah Dextone. “Caranya, isi radiator dengan air bersih dalam kondisi dingin.

Lalu, akan kelihatan kisi-kisi yang bocor. Baru deh dilem,” jelasnya sambil menjelaskan ongkos pengerjaanya sekitar Rp 100-150 ribuan. Sedang untuk keadaan darurat, bisa menggunakan radiator sealer seperti Prestone Cooling System Super Sealer, STP Radiator Sealer atauTunap Micrologic Premium 142.

Cara menggunakannya, cairan kimia ini langsung dicampurkan ke air radiator maka dengan sendirinya akan menutup penyebab kebocoran seperti retak rambut bahkan kebocoran permanen. Harga Tunup Rp 80 ribu dalam botol berisi 300 ml.

“Chemical ini bisa buat motor atau mobil, fungsinya sebagai penyekat kebocoran radiator yang tak lebih dari 1 mm dengan ketahanannya 1-2 bulan. Boleh dikuras, tapi saat kita servis di tukang radiator,” ujar Gamaliel Sentosa, Bussines Consultant PT Tunap Indonesia, selaku distributor produk Tunap di Tanah Air. Yuk cek radiatornya! • (otomotifnet.com)

PT TUNAP INDONESIA: 08129002022
Ngayun Speed Racing: 0818737101


Cara pertama, menutup lubang pakai lem besi. Pencarian lubang dilakukan dengan tekanan angin dan diisi air bersih
 

Untuk menggunakannya, kocok lebih dulu. Lalu tuang cairannya ke dalam radiator yang sudah terisi air sebanyak 100 ml


Kemudian biarkan mesin langsam beberapa saat. Tujuannya, agar chemical ini bersirkulasi sehingga partikel-partikelnya bisa menutup kebocoran. Jika masih ada yang bocor, bisa menambahkan cairan kimia ini sampai tak ada lagi kebocoran