Vinales Target Kalahkan Lorenzo di Posisi Tiga Klasemen

Kamis, 27 Oktober 2016 | 20:17 WIB

Malaysia – Menjelang GP Malaysia akhir pekan ini, Maverick Viñales mengatakan ia tidak menyerah untuk mengejar dan finish di depan Jorge Lorenzo, dalam klasemen kejuaraan.

Pembalap Spanyol berusia 21 tahun, Maverick Vinales, saat ini berada di urutan empat, tertinggal 11 point dari  pembalap juara dunia bertahan Jorge Lorenzo. Tahun depan Vinales hijrah ke Yamaha, menggantikan Lorenzo yang hengkang ke Ducati.

Sebelum meninggalkan tim pabrikan Suzuki yang dibelanya sejak 2015, Vinales berharap bisa mengklaim posisi ketiga klasemen akhir. Balapan masih menyisakan dua lagi, Malaysia dan Valencia.

"Kita harus memperhatikan kejuaraan sekarang, matematika mengatakan kami masih dapat bertujuan untuk tempat ketiga, jadi saya sudah mengatur ini sebagai tujuan. Itu tidak akan mudah, tetapi kami akan mencoba untuk mencapai itu," jelas Viñales.

Meskipun motor Suzuki GSX-RR unggul dalam kondisi dingin, Viñales yakin bahwa dengan upgrade mesin yang disediakan sepanjang musim 2016, ia dan Suzukinya akan kompetitif akhir pekan ini. Balapan di Sepang memiliki karakter cuaca panas.

"Sirkuit Malaysia adalah salah satu di mana saya selalu menemukan diri saya nyaman dan percaya diri, iklimnya yang sangat keras dan sangat menuntut mesin sebagai kekuatan yang sangat penting," katanya.

"Dibandingkan tahun lalu, penampilan kami dengan mesin dan girbiks seamless telah meningkat banyak. Oleh karena itu saya berharap untuk menjadi kompetitif,” tambahnya.

"Dalam tes bulan Februari, saya memiliki hasil positif dan sukses terakhir (naik podium ketiga GP Australia pekan lalu), membuat saya berpikir bahwa kita memiliki kesempatan yang baik untuk menjadi kompetitif di sini,” tutur Vinales.

Pengendara motor bernomor #25 ini menyambung ucpaannya, “Kita harus menjaga ban belakang, karena suhu panas Malaysia sangat menegangkan bagi ban dan ini bisa mempengaruhi traksi."

"Namun sirkuit telah mengalami sejumlah pembaruan dengan aspalnya baru-baru ini, jadi saya penasaran untuk melihat bagaimana grip telah berubah;  mudah-mudahan akan lebih baik buat kita," tutup pemenang GP Inggris, awal September lalu. (otomotifnet.com)