Keunggulan Pelek Forged, Jangan Heran Harganya Mahal Banget

Parwata - Kamis, 25 Januari 2018 | 11:40 WIB

pelek forged monoblok dari Permaisuri Ban (Parwata - )

Otomotifnet.com - Pelek forged atau forging (dibuat dengan teknik tempa) memiliki keunggulan dibanding pelek dengan proses lainnya.

"Pelek forged dibuat dengan sistem tempa, jadi material alumunium ditekan dengan mesin berbobot 8.000 ton hingga jadi sebuah pelek berkualitas," ujar Eric Tanzil dari Permaisuri Ban.

Karena dibuat dengan cara dipres oleh mesin bertekanan tinggi, maka pelek ini memiliki kebulatan yang lebih baik daripada hasil cetakan.

"Pelek jenis ini kan proses buatnya dipres, sehingga saat proses pembuatan barelnya yang bulat itu mendekati 100 persen" tambah Wibowo Santosa, punggawa Permaisuri Ban.

(BACA JUGA: Datsun Cross Bisa Dicicil Rp 3 Jutaan Sebulan, Simak Skema Kreditnya )

Selain itu, bahan dasar atau material pelek forged biasanya lebih ringan.
Beberapa tipe pelek forged seperti lansiran Rays TE37, CE28 atau Desmond Regamaster Evo.

"Forged ini alumunium yang setara dengan bodi pesawat terbang" terang Eric lagi.

Dengan dua keunggulan tersebut membuat pelek dengan proses forged atau forging memiliki harga lebih mahal dari pelek hasil cetakan.

Tak hanya itu, bahan dan proses produksi pun terbilang berkualitas tinggi karena setara dengan bahan pembuat bodi pesawat terbang.

instagram/wibowosantosa
Wibowo Santosa, punggawa Permaisuri Ban, bersama petinggi Rays di Tokyo Auto Salon

(BACA JUGA: Ajiib....Suzuki Jimny Jadi Galak di Tangan Monster Sport )

Dari teknologi pembuatannya pun, pelek forged juga lebih ribet dan menggunakan teknologi mutakhir dalam pengerjaan pelek 1 piece.

Pasalnya forging merupakan proses memampatkan billet aluminium solid dengan penekanan ekstrim. Hasilnya saat jadi, pelek forged berbahan aluminium bisa sangat padat, kuat dan bisa sangat ringan.