Frustrasi…Enggak Bisa Bersaing Di Barisan Depan MotoGP, Iannone Salahkan Teknisi Suzuki

Indra Aditya - Jumat, 22 Juni 2018 | 16:52 WIB

Andrea Iannone (Indra Aditya - )

Otomotifnet.com – Rasa kecewa menghampiri pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone perihal hasil balap yang didapatkannya di MotoGP Catalunya 2018.

Andrea Iannone mengawali lap pertama dengan baik dan sanggup bersaing dengan tiga pembalap di posisi terdepan.

Sayangnya usaha Iannone bersaing di grup terdepan hanya bertahan pada lap pertama.

Setelahnya, pembalap berkebangsaan Italia itu secara perlahan mundur ke belakang.

(BACA JUGA: Wow... Resmi Datangkan Andrea Iannone, Aprilia Indikasikan Jorjoran Di MotoGP)

Iannone bahkan sempat melorot ke posisi ke-12 sebelum akhirnya naik dua setrip dan menyentuh garis finis dengan berada di urutan ke-10.

Menanggapi hasil yang diraihnya itu, Iannone mengaku kecewa dan mengatakan bahwa Suzuki memang sudah membuat kemajuan besar tetapi belum membenahi permasalahan yang paling utama.

"Saya selalu mengatakan soal degradasi ban, saya juga menjelaskannya kepada teknisi Suzuki dan berbicara soal peranti elektronik," kata Iannone.

Pembalap yang memiliki julukan The Maniac Joe itu mengatakan bahwa ban motornya mulai aus saat balapan berlangsung selama empat lap.

(BACA JUGA: Regenerasi, Suzuki Kasih Kepercayaan Rins Tahun Depan, Persis Kata Legenda MotoGP Ini)

Masalah pada ban serta kurangnya akselerasi akibat kurangnya daya cengkeram pada ban belakang membuat Iannone tidak dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

"Setiap hari saya mengatakan masalah ini, tetapi hasilnya seperti ini, tidak ada perubahan," ucap Iannone.

"Ini membuat frustrasi karena saya pikir saya adalah pembalap yang sangat kuat dan saat ini dapat bersaing dengan tiga pebalap terdepan. Tetapi, saya butuh dukungan yang baik dari motornya," kata dia.

Atas hasil yang diraihnya pada balapan MotoGP Catalunya, Iannone saat ini berada di posisi kesembilan dengan koleksi 66 poin atau sama dengan duo Ducati, Jorge Lorenzo (ke-7) dan Andrea Dovizioso (8).