Pakai Ban Tubeless di Motor Banyak Manfaat, Ini Cara Merawatnya

Panji Nugraha - Selasa, 27 Juni 2023 | 20:30 WIB

Ban tubeless pada Honda Vario 150 (Panji Nugraha - )

Otomotifnet.com - Motor jaman sekarang keluar dari dealer sudah menggunakan ban tubeless, berbeda dengan motor jaman dulu yang masih menggunakan tubetype.

Secara simple tubeless tidak menggunakan ban dalam, sedangkan tubetype masih menggunkan ban dalam.

Ban jenis tubeless dirancang memiliki dinding yang cukup kuat dan rapat untuk menahan tekanan angin di dalamnya.

Namun penggunaan ban tubeless enggak bisa pakai sembarang pelek, pelek yang digunakan harus sudah didesain dicengkram ban ini.

Manfaat ban tubeless adalah kemampuannya mengurangi resiko kempes secara tiba-tiba saat terkena ranjau paku dan benda lainnya.

Sehingga memberikan waktu bagi pengendara untuk mencari tukang tambal ban atau ke toko ban.

Selain itu, ban tubeless juga memiliki keunggulan dalam hal performa berkendara yang lebih baik, karena cenderung memberikan kestabilan yang lebih baik di jalan dan juga memiliki bobot yang lebih ringan.

Untuk mencegah kebocoran udara, ban tubeless dilapisi dengan lapisan khusus yang dapat menutup lubang kecil jika ada paku atau benda tajam lainnya yang menembus permukaan.

Selain itu, ban jenis tubeless juga menggunakan pentil khusus dimana terdapat seal untuk menjaga angin tidak keluar di bagian lubang pentil.

Dengan kelebihan ini, tak heran pabrikan yang menggunakan ban tipe ini, seperti Honda BeAT, Genio, Scoopy, Vario 125, Vario 160, PCX160 dan ADV160, serta semua varian motor cub dan sport yang menggunakan model velg cast wheel.

Sub Department Head Technical Service DAM, Ade Rohman menjelaskan, “Salah satu keunggulan ban jenis tubeless adalah lebih tahan lama menjaga tekanan angin dan juga jika tertancap benda tajam atau paku tidak langsung bocor, melainkan ada jeda beberapa saat untuk yang memungkinkan pemilik kendaraan bisa membawanya ke tukang tambal ban.”

“Tak hanya itu, menambal ban jenis tubeless juga lebih praktis dengan tools sederhana bahkan bisa dilakukan sendiri karena tanpa harus repot-repot membuka ban dalam seperti pada model ban tube tipe,” ujar Ade.

Untuk perawatan ban jenis tubeless juga tentunya lebih mudah, diantaranya :

- Cukup dengan menjaga tekanan angin yang ideal dimana setiap jenis sepeda motor yang berbeda-beda, untuk mengetahuinya Brosis bisa melihat pada label pada setiap sepeda motor.

- Selalu kurangi kecepatan tatkala menemukan kondisi jalan rusak untuk menghindari hal-hal yang berpotensi merusak bagian ban.

- Walaupun tidak diwajibkan, tapi menggunakan angin menggunakan Nitrogen akan membuat tekanan angin pada ban jenis tubeless lebih tahan lama.

- Walaupun tidak bocor, ketika terkena paku atau benda tajam jangan dibiarkan lama, tapi sesegera mungkin lakukan penambalan untuk menghindari kerusakan yang lebih besar.

- Hindari penggunaan cairan anti bocor. Dikarenakan alih-alih membuat ban terhindar dari bocor tapi justru seringkali merusak bagian velg dan akan menghambat ketika melakukan penggantian ban baru.

Baca Juga: Tenang Jangan Bingung, Ban Tubeless Boleh Pakai Ban Dalam, Ada Tapinya

Artikel ini dibuat dengan bantuan AI.