Kemenhub Gencar Berburu Bus Pariwisata, Seleksi Unit Seperti Ini

Ferdian - Senin, 10 Juni 2024 | 20:40 WIB

Ilustrasi pengecekan bus Pariwisata oleh Kemenhub (Ferdian - )

Otomotifnet.com - Kemenhub mulai 'berburu' bus pariwisata di wilayah Jakarta dan Bogor pada akhir pekan ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Risyapudin Nursin, mengatakan, pihaknya sudah berburu alias merazia sekitar 160 unit bus.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 123 unit bus laik jalan, sedangkan 37 unit bus tidak laik jalan atau tidak memenuhi kelengkapan administrasi dan persyaratan teknis.

"Pada libur akhir pekan ini dilakukan sidak angkutan pariwisata di tiga titik wilayah Jakarta dan Bogor yaitu Taman Margasatwa Ragunan, Taman Mini Indonesia Indah dan Rest Area Km 45A Tol Jagorawi. Pada kesempatan ini telah diperiksa sebanyak total 160 unit bus," ujar Risyapudin (9/6/2024).

"Kami temukan di lapangan masih ada bus yang beroperasi tanpa Kartu Pengawasan (KP) dan ada juga yang ada KP namun sudah tidak berlaku. Serta masih ada yang belum melaksanakan perpanjangan Uji KIR. Ini harus menjadi perhatian," ujarnya dikutip dari Kompas.com

Lebih lanjut, Risyapudin mengatakan, beberapa bus di lapangan terpaksa harus melakukan pergantian armada karena tidak memenuhi aspek kelaikan jalan dan juga tidak bisa menunjukan surat-surat resmi.

Antara lain, bus dari PO Ros Trans Sukabumi, PO Prima Raya Serang, PO Armada Jaya Perkasa Serang, PO Wanel Utama Trans Jakarta Utara, serta PO Dewi Sinta Bandung.

"Terlebih lagi masih ada PO bus yang memalsukan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e) dan Kartu Pengawasan (KP). Kami data ada 3 bus yang melakukan hal tersebut dan sudah dilakukan penegakkan hukum," ucap Risyapudin.

Ia berharap ke depan semakin banyak bus yang mematuhi ketentuan dan kebijakan yang berlaku untuk angkutan pariwisata.

Diharapkan tidak ada lagi bus tidak laik jalan beroperasi dan mengangkut penumpang karena hal ini sangat berisiko.

"Kami juga tidak bosan untuk mengingatkan semua pengguna jasa agar lebih berhati-hati dalam memilih bus pariwisata. Sebelumnya dapat melakukan pengecekan kelaikan bus pada aplikasi Mitra Darat atau mitradarat.dephub.go.id," kata Risyapudin.

Baca Juga: Penyebab Bus Pariwisata Gagal Nanjak di Ngargoyoso Karanganyar, Kaki Penumpang Disalahkan