6 Tips Praktis Membawa Balita Selama Perjalanan Mudik Lebaran

Konten Grid - Rabu, 25 Februari 2026 | 14:30 WIB

Tips praktis membawa balita selama mudik

Otomotifnet.com - Membawa buah hati dalam perjalanan darat selama mudik lebaran tentu membutuhkan perhatian khusus, mengingat puncak arus mudik sudah terprediksi dan akan cukup mengular padat di jalanan.

Mengingat bayi memiliki ambang toleransi yang rendah terhadap kelelahan dan perubahan lingkungan, persiapan matang adalah kunci utama.

Rewelnya bayi saat di mobil bukanlah tanpa alasan.

Selain faktor fisik seperti lapar dan popok kotor, pemicu utamanya adalah kelelahan (overstimulation) dan kebosanan.

Ruang kabin yang sempit dalam waktu lama dapat memicu rasa tidak nyaman yang hanya bisa mereka ekspresikan melalui tangisan.

6 Tips Praktis Membawa Balita Selama Perjalanan Mudik

Berikut adalah tips praktis mudik lebaran membawa balita agar tetap nyaman dan tidak rewel selama perjalanan: 

1. Sistem Co-Parenting di Perjalanan

Jangan biarkan beban mengurus bayi jatuh pada satu orang (terutama jika Anda juga harus menyetir).

Pastikan ada partner khusus yang bertugas menjaga interaksi dengan si kecil.

2. Mitigasi Risiko dan Hiburan Taktis

Jalanan penuh dengan variabel yang tak terduga, mulai dari kemacetan hingga kendala teknis kendaraan.

Kondisi ini sering kali merusak mood bayi.

3. Memanfaatkan Siklus Sirkadian (Jam Biologis)

Berkendara di malam hari adalah trik cerdas karena bertepatan dengan waktu tidur alami bayi.

Baca Juga: Wajib Perhatikan Ini Saat Melakukan Perjalanan Mudik di Malam Hari

Baca Juga: Mobil Baru Langsung Dipakai Saat Mudik Lebaran? Ini Tips dari Pakar

Baca Juga: Ini Waktu Yang Tepat Menggunakan Bantal Leher Saat Pergi Mudik Lebaran

Baca Juga: 3 Perlengkapan Mobil Yang Wajib Ada Saat Mudik Lebaran, Ini Kata Pakar

4. Manajemen Rest Area yang Terjadwal

Meskipun mengejar waktu sampai tujuan sangat menggoda, tubuh bayi memerlukan jeda untuk bergerak dan menghirup udara segar.

5. Pemilihan Rute Berbasis Fasilitas

Jangan hanya memilih jalan berdasarkan jarak terpendek atau pemandangan indah.

Untuk keamanan bayi, fasilitas publik adalah prioritas utama.

6. Ergonomi dan Aksesibilitas Barang (Smart Packing)

Kekacauan di dalam kabin sering kali memicu stres pada orang tua yang kemudian menular ke bayi. Gunakan sistem penyimpanan yang strategis:

YANG LAINNYA