Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Cek Aki dan Pengisian, Cegah Tekor Usia Dini

Dimas Pradopo - Kamis, 22 Januari 2015 | 11:32 WIB
Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian

Jakarta - Aki MF (Maintenance Free) atau sering disebut aki kering memang diciptakan bebas perawatan.
 
Nyatanya peranti ini tetap butuh pengecekan dan diisi ulang (recharger) bila tegangannya mulai menurun.
 
"Hampir semua motor baru, sudah mengusung teknologi injeksi dan dibekali aki kering," buka Andi Saputra, Service Advisor Yamaha Putera Pos Pengumben, Jakbar.

"Meski demikian aki perlu dicek tegangannya secara berkala karena motor injeksi banyak sensor-sensor yang butuh suplai kelistrikan lebih besar dibanding motor karburator. Tujuannya agar suplai arus ke masing-masing sensor maupun kelistrikan sesuai dengan kebutuhan," ujarnya

Pengecekan aki ini biasa dilakukan setiap servis rutin (3.000 km). Tujuan lainnya untuk antisipasi aki tekor meski masih terbilang baru. "Hal ini bisa dilakukan sendiri kok kalau lagi libur kerja atau ada waktu senggang, yang penting ada alat untuk mengukur tegangan aki, yakni multitester (MT)," imbuh Andi.

Nah apa saja dan bagaimana cara pengukurannya, berikut dipraktikkan langsung pada Yamaha Mio J.

Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian


1.    Kondisi normal tegangan aki antara 12-13 Volt (tanpa beban apapun).

Cara pengukurannya posisikan penunjuk MT pada posisi Volt meter. Hubungkan kabel positif MT (merah) ke positif aki, selanjutnya hubungkan kabel negatif MT (hitam) ke terminal negatif aki

Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian


2.   "Kalau tegangan aki lebih rendah dari 12 Volt sebaiknya di-recharge. Pasalnya dengan tegangan segitu, kadang sudah mulai susah untuk starter otomatis. Tapi kalau tidak langsung diisi ulang, bisa menyebabkan aki lebih cepat ngedrop," wanti pria usia 26 tahun ini

Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian

3. Kalau tegangan aki masih normal, pasang kembali pada motor. Lalu posisikan kunci kontak On.

"Akan terlihat tegangan berkurang sekitar 0,2-0,4 Volt. Karena arus langsung kepakai oleh sensor-sensor kelistrikan dan pompa bensin sudah mulai bekerja," yakin Andi

Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian


4.
Nah untuk mengetahui pengisiannya normal atau tidak, nyalakan mesin dan nyalakan lampu utama. Gas dipanteng pada putaran mesin antara 4.000-5.000 rpm.

Pengisian bagus tegangannya antara 14-15 Volt. Kurang dari 14 Volt atau lebih dari 15 Volt, berarti ada sistem pengisian yang tidak normal. Biasanya karena kiproknya sudah rusak dan harus ganti baru

Cek aki dan pengapian
Dok. OTOMOTIF
Cek aki dan pengapian


5.    Bila besutan sudah dilengkapi indikator rpm seperti pada V-Ixion, untuk melihat putaran mesinnya sudah mencapai antara 4.000 - 5.000 rpm, tinggal melihat panel spidometer.

"Tapi kalau tidak dilengkapi indikator rpm, grip gas cukup dipelintir setengah putaran," saran Andi.

Editor : Dimas Pradopo

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa