Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Kopling Enam Per Yamaha Scorpio, Makin Responsif

billy - Kamis, 9 Agustus 2012 | 08:00 WIB
No caption
No credit
No caption

Sebenarnya enggak ada masalah dengan kopling Yamaha Scorpio. Iya, part yang berfungsi sebagai transfer daya dari engine ke roda belakang itu punya fungsi sempurna. Tak seperti monosok-nya yang justru dinilai kurang sempurna. Waduh!

Begitunya ada suguhan menarik buat pemilik Kalajengking yang pacuannya ini ingin lebih mencapit! Yaitu, aplikasi rumah kopling berngaran HBM. Tidak seperti part asli Scorpio yang memiliki empat per kopling, produk aftermarket ini justru memiliki enam per alias pegas buat mendukung fungsi kerjanya.

“Pakai enam per, membuat bukaan rumah kopling menjadi lebih rata. Ini membuat tenaga yang tersalur jadi lebih responsif,” sebut Emin Susanto selaku produsen HBM dan juga pemilik bengkel Hidup Baru Motor di Jl. Ciledug Raya No. 8, Petukangan Utara, Jakarta Selatan.

Memang! Dengan adanya tambahan dua per itu, posisi tiap pegas menjadi lebih menyebar dengan pembagian lebih rata. Akibatnya, kopling bisa membuka secara bersama tanpa ada satu sisi yang kurang kekuatan.

Malah, enggak cuma responsif saja sih. Memakai per lebih banyak bisa bikin tarikan tuas kopling di setang jadi lebih ringan ketimbang aplikasi rumah kopling standar bawaan pabrik.

Malah, meski sudah aplikasi per kopling tipe racing yang notabene punya daya tekan pegas lebih keras pun, tak bikin tarikan tuas ikutan keras.

 
“Kalau rumah kopling ini ditambah pakai per racing, kekerasannya seakan sama seperti memakai rumah kopling standar dengan per standar. Jadi, tetap lebih enteng seharusnya,” beber Emin yang 27 tahun itu.
Kopling enam per Yamaha Scorpio
Dok. Otomotifnet
Kopling enam per Yamaha Scorpio
Menurut Emin yang membuat barang di Thailand ini, untuk aplikasi rumah kopling HBM tak sulit kok. Itu karena semuanya tetap mengikuti desain asli rumah kopling Scorpio. Kecuali, dudukan pernya ya. Dari empat diubah jadi enam.

So, bentuk gigi dan jumlah gigi untuk masuk ke as juga tetap sama kok. Jadi bisa dikatakan part ini bersifat bolt on. Bahkan, enggak perlu ganti jumlah gigi primer segala kok.

"Kalau pasang, tinggal plek aja kok. Enggak perlu ubah sana-sini,” janji Emin. Nah, buat pasang produk yang dibanderol Rp 350 ribu ini, pertama kali yang dilakukan kudu lepas bak kopling dari dudukannya.

Setelah itu, lepaskan empat per kopling dan tutup rumah kopling standar Scorpio pakai kunci T 8 mm atau obeng kembang. Lalu, dilanjutkan membuka baut rumah kopling atau yang juga disebut mangkok kopling pakai kunci sok 24 mm.

Jika sudah, kini tinggal pasang tiap kampas kopling dan pelat gesek bawaan standar Scorpio. Tentunya, untuk kampas kopling tetap pakai 6 kampas. Sedang untuk pelat gesek alias pelat besinya, pakai 5 lembar. Cara pasangnya pun tak ada yang diubah. Baik itu letak atau bentuknya.

“Untuk per, ketika beli kami berikan 3 per tambahan. Jadi, tinggal ditambahkan 3 per standar setelah itu pasang,” tutup Emin yang bisa dikontak di HP 0817-0070128.

Kini setelah pasang, silakan rasakan bedanya. Artinya, delivery power alias antaran power dari engine ke roda belakang akan menjadi lebih tersalur mantap. Bisa dibilang, enggak ada hambatan berlebih. Apa yang dikeluarkan oleh mesin, ya itu yang diterima oleh roda belakang.

Pasang, yuk!  

Editor : billy

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa