Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Abis Mudik (Kembali) Tampil Resik

Editor - Sabtu, 14 Desember 1901 | 03:53 WIB
No caption
No credit
No caption

No caption
No credit
No caption

OTOMOTIFNET - Buat yang masih punya waktu untuk bersih-bersih sendiri atau kurang puas pergi ke salon mobil, gak ada salahnya melakukan di rumah. Biar kerja enggak mubazir (waktu dan tenaga), ada langkah-langkah yang tepat dan efektif soal bersih-bersih kendaraan ini. Penasaran? Silakan simak urutan dan teknik di bawah ini. Dijamin resik.

1. Interior
Bagian interior wajib dibersihkan lebih dulu sebelum bagian luar mobil. Hal pertama yang dilakukan yakni membersihkan bagian alas kaki dan karpet mobil. Angkat dan keluarkan semua alas kaki, lalu bersihkan di luar mobil.

Cara membersihkannya cukup pakai vacum cleaner jika karpet berbahan non-karet (beludru). Tapi kalau dirasa sudah kelewat kotor, boleh dicuci pakai sabun. Asal saat proses menyikat jangan terlalu ditekan, karena bisa bikin serat atau bulu-bulu karpet keluar nantinya.

Sedang untuk karpet bahan plastik atau karet, cukup bersihkan dengan sabun dengan cara disikat lalu siram hingga bersih.

Naik ke bagian jok. Masih andalkan alat vacum cleaner, bersihkan sela-sela bangku seperti lipatan-lipatan jok. Untuk yang berbahan kulit atau semi-syntetic, bisa dibasuh dengan kain lap yang sedikit basah.

Tahap selanjutnya, bersihkan bagian dasbor. Nah, bagian ini yang kerap di­perlakukan salah. Untuk pembersih dasbor ada berupa cairan atau foam, intinya sama saja. Yang benar, pilih yang jenisnya lotion dan jangan pakai yang mengandung silicone.

“Cairan yang mengandung silicone dapat merusak permukaan dasbor. Pa­rah­nya bisa bikin permukaannya jadi be­lang-belang. Beda dengan lotion justru me­lindunginya dari sinar UV,” ujar Edi Halim, head detailing Meguair’s Center, di Jln. Radio Dalam, Jaksel.

Lanjut ke panel pintu, umumnya tinggal perhatikan bahannya. Yang aman, obat permbersih yang bersifat multi perpose dapat dipakai untuk menghilangkan noda yang membandel.

“Obat akan meresap ke dalam pori-pori kaca dan susah dihilangkan bila prosesnya dilakukan dibawah matahari terik,” tegas Dian Fitranto dari car wash Dian Motor. Setelah memoles, langsung saja siram kaca dengan air mengalir atau lap sampai kering benar.

No caption
No credit
No caption

Karpet mobil, bersihkan kerikil dan butiran pasir pakai vacuum cleaner
No caption
No credit
No caption

Kaca depan, bisa dibersihkan pakai air bersih atau sekalian dipoles
No caption
No credit
No caption

Saat membersihkan bodi mobil, pakai dua ember agar terhindar dari resiko bodi baret

Bersihkan pelek pada kotoran yang membandel boleh dibersihkan memakai sikat yang lembut

2. Kaca Mobil
Untuk kaca yang kotor karena debu cukup dibersihkan dengan air bersih. Namun bila nodanya agak membandel, bisa pakai sampo kaca yang biasa ikut dicelupkan ke tabung air wiper. Namun ada baiknya memilih sampo kaca yang tak mengandung amoniak karena bisa merusak kaca dalam jangka panjang.

Kalau noda sudah membandel atau menjamur, cara yang ampuh tentu mempoles kaca. Hanya perlu diperhatikan tata cara poles kaca yang baik dan benar supaya gak bikin kaca malah tambah kusam. Paling benar, jangan pernah mempoles kaca di bawah terik matahari langsung.

3. Bodi
Lanjut ke bagian bodi, biar terhindar dari risiko baret, baiknya menyiapkan dua ember. Gunanya, sehabis membasuh mobil dengan lap yang sebelumnya dimasukan ke ember berisi sampo, bilas pakai ember berisi air sebelum kain lap dimasukan kembali ke ember berisi sampo.

Masalah spesifikasi sampo yang di­pakai, Edi bilang sampo khusus mobil yang banyak beredar di pasaran sudah cukup baik. Jangan pakai sabun cuci baju karena bisa bikin cat kusam. Selain itu, situasi mencuci juga jangan di bawah terik matahari.

Selama proses mencuci, lakukan membersihkan dari bodi bagian atas ke bawah. Misal dari atap, lalu kap mesin dan ke bawah seperti fender.

Nah, kalau mau lanjut, bisa masuk ke proses poles-memoles. Yang pasti, untuk proses ini cukup memakai cairan poles jenis wax. Karena wax gak terlalu keras.

4. Kaki-Kaki
Bisa jadi ini bagian terdekil and kumel setelah mobil diajak jalan jauh. Gak heran kalau beragam kotoran hinggap di bagian ini. Tapi untuk membersihkannya, tidak sulit kok!

Untuk bersihkan pelek, gak haram memakai sabun colek, hanya untuk aplikasinya jangan gunakan sikat yang kasar karena bisa merusak pernis dan cat pelek. “Pakai sikat gigi saja,” saran Dian.

Kalau kotoran sudah menjamur, di­bu­tuhkan bantuan cairan penghilang jamur kaca yang banyak beredar di pasaran. Aplikasinya bisa menggunakan kuas kecil. Setelah dioleskan, langsung bilas dengan air bersih. Jangan biarkan obat tersebut kering, karena akan merusak cat dan pernis pelek.

Untuk ban, juga bisa pakai sabun colek dan sikat yang agak kasar. Sikat dinding ban searah dengan motif kembang ban. Singkirkan juga kerikil-kerikil yang terselip di alur ban. Biar lebih oke, oleskan semir ban yang banyak tersedia di pasaran.

Nah, untuk satu ini, jangan memakai semir ban yang banyak mengandung silicone. Efeknya memang mengilap dan tahan lama, namun kalau sering dipakai bisa menimbulkan efek ketergantungan.

Terlebih, kalau ban enggak disemir lagi, ban malah jadi kusam dengan bercak putih dan tidak bisa hilang kecuali memakai semir ban itu lagi.

Penulis/Foto: Atenx / Atenk

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa