Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Untung Rugi Mudik Siang Dan Malam

Editor - Sabtu, 4 September 2010 | 12:30 WIB
No caption
No credit
No caption

OTOMOTIFNET - Tak bisa dipungkiri, aman tidaknya suatu perjalanan jarak jauh seperti mudik, ditentukan dari matang atau tidaknya persiapan yang dilakukan. Nah salah satu contoh yang kerap dianggap sepele namun memiliki efek langsung terhadap keselamatan adalah pemilihan waktu keberangkatan.

Paradigma yang ada saat ini, jalan malam dianggap lebih aman dan relatif lebih cepat karena kondisi jalan yang sepi dibanding saat siang hari. Padahal salah! Menurut Jusri Pulubuhu selaku pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), “Resiko terjadinya kecelakaan jauh lebih besar saat malam hari,” tegasnya.

No caption
No credit
No caption

.
 
No caption
No credit
No caption

Visibility malam berkurang hanya dibatasi lampu utama
No caption
No credit
No caption

Perjalanan malam menimbulkan rasa monoton dan jenuh yang berakibat mengantuk

Cukup periksa kondisi fisik komponen penting mobil saat jeda istirahat

Visibility
Jusri menjelaskan, hampir semua kasus kecelakaan di dunia terjadi pada malam hari yang notaben waktu tersebut adalah jam tubuh manusia beristirahat. Untuk itu, ia menghimbau agar melakukan perjalanan saat pagi hari. Kenapa pagi? “Hal itu dimaksudkan agar saat menempuh perjalanan nanti, jam berkendara akan lebih banyak terjadi pada siang hari.”

Masuk akal! Sebab siang hari adalah jam kerja normal tubuh manusia. Selain itu, keuntungan lain yang didapat saat jalan siang adalah visibility yang baik pula. Saat jalan siang, pandangan pengemudi dapat mencapai 200-400 meter pada permukaan yang flat, seperti jalan tol.

Hal itu jelas berbanding terbalik jalan malam. Pandangan pengemudi dibatasi oleh pencahayaan lampu utama. Efek dominonya, jarak pengereman juga akan berkurang karena keterbatasan jarak pantau pengendara tadi yang mengikuti kemampuan cahaya lampu utama.

Faktor lain yang juga patut diwaspadai saat jalan malam adalah titik jenuh pengemudi. Ada tahapan pengemudi merasa monoton karena efek jalanan yang sepi di malam hari.

Parahnya efek monoton berkepanjangan ditambah kondisi tubuh yang dipaksa berkerja pada saat jam istirahat, dapat menimbulkan rasa ngantuk. Akibatnya, tahu sendiri kan!

Oh ya, ada lagi hal mendasar yang patut jadi catatan penting. Yang namanya perjalanan jauh, tentu gak bisa diprediksi bakal mulus 100%. Faktor teknis seperti ban bocor juga patut diperhitungkan. Nah, menyangkut jalan malam, jelas bila itu terjadi bisa berpotensi memicunya tindak kejahatan.

Memang sih, tidak semua daerah rawan, tapi inget-inget apa kata Bang Napi! “Kejahatan terjadi juga karena adanya kesempatan!”

Minset Jalan Malam
Bagi mereka yang enggak punya pilihan dan terpaksa melakukan perjalanan malam, selain perencanaan yang matang, Jusri juga menghimbau untuk mengubah mindset sang driver. Jika seorang driver berfikir kondisi jalan pada waktu malam sepi, maka pengendara lain juga akan berfikir serupa.

Pola pikir driver dan pengendara lain yang beranggapan sama-sama sepi akan menurunkan tingkat kewaspadaan. Akibatnya jelas berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Gampangnya, contoh di sebuah persimpangan tanpa rambu lalu lintas. Bila pengendara yang satu berpikir jalan yang dilalui kosong, maka pengendara lain yang melewati jalan tersebut dari arah berlawanan juga akan berpikir serupa tanpa waspada. Itu jelas berbahaya!

Maka baiknya pola pikir driver di-set tak ubahnya seperti saat melakukan perjalanan siang hari, dimana kondisi lalu lintas lebih padat. Walau kondisi jalan sepi, pastikan keadaan sekitar aman dengan mengurangi laju kecepatan mobil beberapa meter sebelum persimpangan.

Selain itu untuk mengatasi rasa jenuh dan monoton tadi, enggak ada salahnya menepi untuk beristirahat tiap 3 atau 4 jam sekali. Pantau pula kondisi beberapa bagian mobil setiap momen tersebut. Hal itu meliputi kondisi ban, radiator, rem, suhu mesin, dan bagian lain.

Tak perlu detail dan teknis, tapi cukup pantau secara ‘general’ kondisi luarnya saja. Nah yang enggak kalah pentingnya juga adalah menjaga kondisi tubuh baik sebelum dan saat dalam perjalanan.

Dengan perencanaan yang matang dan menjalankan rule di atas, dijamin perjalanan mudik tahun ini bakal aman dan nyaman sampai di kampung halaman.  Amin...

Penulis/Foto:Atenx / F.Yosi, Atenx

Editor : Editor

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa