Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Komparasi Data Spesifikasi TVS Apache RTR 200 4V Vs. Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS Yuk!

Denta - Senin, 1 Februari 2016 | 23:16 WIB

Jakarta - Dengan kehadiran TVS Apache RTR 200 4V di Indonesia, berarti kini Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS memiliki 'teman' baru. Motor sport asal India ini sama-sama mengusung mesin 200 cc, berdasarkan data spesifikasi pabrikan, manakah yang paling unggul?

Dimulai dari mesin dulu yaa. Kedua motor ini sama-sama memiliki spek overbore, Apache 200 punya bore 66 mm dan stroke 57,8 mm, sedangkan Pulsar 200NS punya bore 72 mm dan stroke 49 mm. Keduanya sama sama punya spek 4-valve SOHC, bedanya Apache 200 sudah injeksi sedangkan Pulsar 200NS masih karburator.

Rasio kompresi juga berbeda, karena sudah menggunakan pendingin radiator, maka Pulsar 200NS lebih tinggi yakni 11:1. Sedangkan Apache 200 yang masih pakai oil cooler hanya 9,7:1 saja.

Berdasarkan spek di atas, performa Pulsar 200NS lebih unggul dari Apache 200. Pulsar 200NS punya power maksimum 23,1 PS di 9.500 rpm dan torsi maksimum 18 Nm di 8.000 rpm. Apache 200 sendiri punya power maksimum 21 PS di 9.000 rpm dan torsi maksimum 17,5 Nm di 7.000 rpm. Pulsar 200NS powernya lebih unggul 2,1 PS dan torsinya lebih besar 0,5 Nm dari Apache 200, transmisi Pulsar 200NS juga 6-speed sedangkan Apache 200 hanya 5-speed.

Meski di sektor mesin kalah, namun Apache 200 memiliki berbagai kelebihan pada fitur yang tak dimiliki oleh Pulsar 200NS. Seperti ban standar pabrik pakai Pirelli, panel instrumen full digital dengan informasi yang lengkap dan lainnya.

Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS punya harga jual Rp 23,9 juta OTR Jadetabekser. Lalu TVS Apache RTR 200 4V dibanderol dengan harga yang sama yakni Rp 23,9 juta OTR Jakarta. Pilih yang mana yaa? (motor.otomotifnet.com)

Data Spesifikasi TVS Apache RTR 200 4V | Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS:
Mesin
Tipe mesin : SOHC, 4-valve, oil cooled | SOHC, 4-valve, liquid-cooled
Kapasitas mesin : 197,75 cc | 199,4 cc
Sistem bahan bakar : Fuel Injection DFI Logic by Bosch | karburator
Bore x stroke : 66 x 57,8 mm | 72 x 49 mm
Sistem starter : elektrik | elektrik
Rasio Kompresi : 9,7 : 1 | 11 : 1
Transmisi : 5-speed | 6-speed
Power maksimum : 15,46 kW (21 PS) / 9.000 rpm | 17 kW (23,1 PS) / 9.500 rpm
Torsi Maksimum : 17,5 Nm / 7.000 rpm | 18 Nm / 8.000 rpm

Sasis & suspensi
Suspensi belakang : Moto tube - monoshock | monoshock pre-load adjustable
Suspensi depan : teleskopik 37 mm | teleskopik 37 mm
Frame : double cradle split synchro stiff frame | perimeter, pressed-steel

Dimensi
P x L x T : 2050 x 1015 x 790 mm | 1965 x 810 x 1055 mm
Wheelbase : 1353 mm | 1360 mm
Ground Clearance : 180 mm | 165 mm
Seat height : 800 mm | 805 mm
Berat : 148,5 kg | 145 kg
Kapasitas tangki : 12 liter | 12 liter

Roda & Ban
Ban depan : 90/90-17 tubeless | 100/80-17 tubeless
Ban belakang : 130/70-17 tubeless | 130/70-17 tubeless

Rem
Depan : Disc brake, double piston, 270 mm | Disc brake, double piston, 280 mm
Belakang : Disc brake, single piston, 240 mm | Disc brake, single piston, 230 mm

Editor : Denta

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa