Opini: Kenapa Pakai Transmisi AGS, Ignis?

Otomotif R4 - Selasa, 2 Mei 2017 | 20:12 WIB
Opini Kenapa Pakai Transmisi AGS, Ignis?
Dok. Otomotif
Opini Kenapa Pakai Transmisi AGS, Ignis?

Otomotifnet.com - "Tahu cara pakai Auto Gear Shift (AGS) Suzuki Ignis..?” tanya teman saya  menyelidik. Saya menyeruput teh panas sambil menerka kearah mana pembicaraan  teman saya yang dikenal  unik ini.

Lima menit lalu ia memuji Ignis, bertampang depan mirip Range Rover, siluet Renault Kwid dan setitik kesan Fiat Uno diburitan.

Ini model pencerahan Suzuki ditengah model establish macam  Honda Brio RS, maupun barisan LCGC seperti, Brio Satya, New Astra Toyota Agya dan New Astra  Daihatsu Ayla. Suzuki  yakin akan bangkit bersama Ignis.

"Tapi mobil sebagus Ignis kenapa masih pakai transmisi AGS ya? Sambungnya.. Tuh kan... Saya menyeruput teh lagi, bukan untuk menjawab tapi berbagi cerita hasil obrolan saat  peluncuran Ignis sang urban SUV di Ritz Carlton, minggu lalu.

Begini, di dunia Ignis dilengkapi 3 transmisi: manual, matik CVT(tidak masuk ke Indonesia)  dan AGS . AGS juga punya nama generik AMT (Automated Manual Transmission).  "Mampu memberikan perpindahan gigi optimal layaknya matik biasa namun irit bahan bakar  seperti trasmisi manual," tutur Donny Saputra, head of 4W product development PT Suzuki  Indomobil Sales(SIS).

Selain itu performa AGS ciamik punya dengan perawatan yang minim. "Power loss jauh lebih  sedikit dibanding matik konvensional atau CVT. Bahkan unggul beberapa detik jika adu  akselerasi ala drag race," tambah Riecky Patrayudha, Service Head PT SIS. Oli matik AGS cuma  300 cc dan lifetime. Jika rusak juga cuma ganti permodul.

Nah, di dunia pergirboksan, harga girboks AGS asyiknya lebih murah dari CVT. Sehingga bisa  mereduksi harga jual. Pakai AGS, Ignis tipe termahal (GLX) bisa ditebus Rp 169,5 juta saja.  Sayang enggak dijelaskan berapa harganya jika pakai CVT..

Menurut penuturan seorang sumber, rata-rata pengendara baru merasakan adaptasi dan keasyikan  AGS setelah 2 minggu. Maklum AGS tidak shifting giginya secara otomatis seperti  konvensional. Namun perlu angkat gas dan baru pindah gigi.

 Riset internal  Suzuki hampir tidak ada komplain mengenai AGS yang sudah diperkenalkan  sejak Karimun Wagon R. Saya menyarankan teman untuk ikutan program test drive Ignis yang akan akan digencarkan oleh  Suzuki, untuk menjawab kekepoannya itu.. Selamat ber-AMT. 
(Billy)

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Otomotif R4

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa