Sokbreker Rekondisi Wajib Diwaspadai, Cek Drat Dan Lubang As, Hindari Barang Rusak

Ignatius Ferdian - Senin, 16 September 2019 | 20:15 WIB
Ilustrasi sokbreker mobil
Aditya Pradifta
Ilustrasi sokbreker mobil

Otomotifnet.com - Sokbreker rekondisi yang sudah pernah dibongkar dan diganti beberapa komponen di dalamnya wajib diwaspadai.

Meski diyakini performanya hampir sama dengan lansiran pabrik, tentu saja ada risiko dalam pemakaiannya.

Salah satunya adalah berbedanya bounce rate antara sokbreker kiri dan kanan karena tekanan dan volume oli atau gas yang berbeda.

Ada beberapa ciri-ciri dari sokbreker rekondisi yang dapat dilihat agar calon pembeli tidak salah membeli sokbreker dengan kondisi yang ditutup-tutupi oleh penjualnya.

(Baca Juga: Innova Reborn Punya Meja Lipat Keren, Copotannya Bisa Dipasang di Voxy dan Ertiga, Kabin Jadi Mewah)

bagian as sokbreker diberi gemuk
ryan/gridoto.com
bagian as sokbreker diberi gemuk

"Sebenarnya sokbreker rekondisi kalau dikerjakan dengan baik kan tidak apa-apa, yang salah kalau ada yang menjual sokbreker tersebut tapi dibilang baru," ujar Dayat, teknisi Lili Motor, Sentra Onderdil BSD, Tangerang Selatan.

Dayat mengungkapkan bahwa hal pertama yang harus dilihat adalah drat dan lubang pada as sokbreker.

"Dilihat apakah dratnya masih bagus, kalau usianya sudah lama pasti dratnya sudah mulai aus. Lubang baut atasnya juga dilihat, kalau sudah pernah dibuka pasti ada bekasnya," terangnya.

Jika penjual mengaku bahwa sokbreker tersebut baru, perhatikan cat pada body sokbreker.

(Baca Juga: Wuling Cortez Head Unit Jadi Android, Bisa Kena Diskon, Ini Syaratnya!)

Editor : Panji Nugraha
Sumber : GridOto.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X