Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mau Coba Ganti Oli Mesin Mobil Sendiri? Begini Langkah-Langkahnya

Andhika Arthawijaya - Jumat, 24 April 2020 | 18:55 WIB
Ganti oli mesin, bila masih takut ke bengkel, bisa kok dikerjakan sendiri di rumah
F. Yosi / Otomotifnet.com
Ganti oli mesin, bila masih takut ke bengkel, bisa kok dikerjakan sendiri di rumah

Otomotifnet.com - Sejak diberlakukannya aturan untuk tetap tinggal di rumah (stay at home) dan berkerja dari rumah (work from home) akibat pandemi virus corona atau covid-19, mobil kesayangan pastinya lebih banyak ngendon di rumah.

Mungkin sesekali dipakai keluar untuk urusan yang sangat mendesak, atau buat beli kebutuhan keluarga.

Nah, coba ingat-ingat kapan terarkhir anda servis rutin ke bengkel?

Jika mobil sobat sudah waktunya ganti oli mesin, tapi masih ‘ngeri’ untuk keluar rumah menuju bengkel buat servis rutin, sebenarnya bisa manfaatkan jasa home service dari bengkel resmi, terutama untuk yang mobilnya masih dalam masa garansi.

Namun jika sudah melewati masa garansi, tak ada salahnya untuk mengganti oli sendiri di rumah.

Baca Juga: Suzuki XL7, Xpander Cross & BR-V, Fitur Mana Yang Paling Banyak?

Mudah kok cara ganti oli itu, yang penting siapkan saja part dan peralatan yang dibutuhkan.

"Siapkan wadah untuk menampung oli bekas, washer oil atau packing untuk baut oil pan (baut pembuangan oli, red), alat atau kunci untuk membuka baut (pembuangan oli) dan lap,” bilang Didi Ahadi, Technical Support Manager PT Toyota Astra Motor (TAM).

O iya, bila oli mesin dan packing baut oli pengganti belum disiapkan, bisa manfaatkan online shop atau jasa ojek online untuk membelinya di bengkel resmi atau toko onderdil terdekat kepercayaan Anda.

“Pastikan oli mesin yang dibeli sesuai spesifikasi yang dianjurkan pabrikan mobilnya,” wanti Suwandi, Service Advisor bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) Pulogadung, Jakarta Timur.

Pastikan spesifikasi oli yang dibeli sesuai dengan anjuran pabrik
Ryan/Gridoto.com
Pastikan spesifikasi oli yang dibeli sesuai dengan anjuran pabrik

Nah, jika part dan peralatan yang dibutuhkan sudah siap semua, Anda tinggal lakukan langkah-langkahnya berikut ini!

Mula-mula pastikan mobil berhenti atau diparkir dengan benar di permukaan lantai yang datar.

Jangan lupa aktifkan parking brake untuk keamanan Anda saat melakukan proses ganti oli.

Jika mesin mobil sempat dihidupkan, ada baiknya setelah dimatikan, diamkan dulu beberapa saat sampai mesinnya adem, agar oli yang tadinya naik ke kepala silinder turun ke karter.

Selanjutnya, buka baut pembuangan oli menggunakan kunci yang ukurannya sesuai dengan kapala baut tersebut.

Tapi sebelum bautnya terlepas, siapkan dulu wadah untuk menampung oli bekas yang hendak dibuang.

Pastikan saat membuka baut tap oli, gunakan ukuran kunci yang pas
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Pastikan saat membuka baut tap oli, gunakan ukuran kunci yang pas

Baca Juga: Mobil Berusia 1 Tahun, Air Radiator Berkurang, Tidak Bocor, Kok Bisa

O iya, jika Anda kesulitan untuk ‘ngolong’ ke bagian bawah mesin untuk buka baut olinya, dongkrak dulu bagian depan mobil secukupnya, dan topang dengan stand jack jika punya.

Sembari oli mesin lama ditampung di wadah, “Buka tutup pengisian oli di mesin bagian atas.

Biarkan sampai selesai (oli mesin lama benar-benar keluar semua dan tidak netes lagi, red),” jelas Didi.

Setelah oli lama keluar semua, tutup dan kencangkan lagi baut pembuangan oli yang tadi dilepas, dengan torsi pengencangan yang cukup.

Buka tutup oli mesin bagian atas saat ngetap oli lama
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Buka tutup oli mesin bagian atas saat ngetap oli lama

Tapi sebelumnya, jangan lupa memasang packing baut olinya ya, untuk menghindari kebocoran.

Jika tidak ada packing baut oil pan, “Bisa manfaat siltip buat mencegah kebocoran pada keran air.

Cara menggunakannya, dililit secukupnya ke ulir baut oli,” ucap Suwandi.

Langkah berikutnya, masukkan oli baru melalui lubang pemasukan di mesin bagian atas yang tadinya tutupnya dilepas.

Tapi jangan masukkan olinya semua ya, melainkan sesuai takaran yang dianjurkan.

Untuk memastikan oli baru yang dituang sudah cukup atau belum, bisa dicek melalui dipstick olinya.

Cek takaran oli lewat dipsticknya. Pastikan posisi oli berada di titik paling atas
Andhika Arthawijaya/Otomotifnet
Cek takaran oli lewat dipsticknya. Pastikan posisi oli berada di titik paling atas

Biasanya terdapat batas atau tanda pada ujung dipstick. Beres deh, tinggal pasang lagi dipstick dan tutup pemasukkan olinya seperti semula.

Sebagai proses akhir, hidupkan mesin beberapa saat agar oli baru menjangkau ke semua komponen bergerak di dalam mesin. Mudah kan?

 

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa