Ada Knocking Sensor, Bensin Bagus Tetap Ngelitik, Masalahnya Dimana?

Andhika Arthawijaya - Selasa, 12 Mei 2020 | 21:55 WIB
Ilustrasi posisi nock sensor All New Suzuki Ertiga.
e-Part Suzuki
Ilustrasi posisi nock sensor All New Suzuki Ertiga.

Otomotifnet.com – Pasti sobat pernah dengar atau sudah tahu yang namanya knock sensor atau knocking sensor.

Dulu komponen ini jarang ditemukan di mobil entry level maupun motor cc kecil.

Umumnya dipakai di mobil-mobil kelas premium, serta di motor besar berperforma tinggi.

Sekarang, komponen ini mulai jamak digunakan di mobil-mobil kelas bawah sekalipun.

Baca Juga: Suzuki Eriga GX A/T Tes Pakai Busi Lama Vs Baru, Hasilnya Bikin Kaget!

“Semua mobil bermesin injeksi rata-rata sudah pakai knock sensor,” bilang Suwandi, Service Advisor bengkel resmi Suzuki Sejahtera Buana Trada (SBT) Pulogadung, Jakarta Timur.

Sesuai namanya, tugasnya adalah membaca terjadinya knocking atau ngelitik di ruang bakar.

Saat detonasi terbaca oleh knock sensor, maka sensor ini akan mengirim input ke ECU.

Kemudian ECU akan menyesuaikan ulang timing pengapian yang sesuai (umumnya timing diimundurkan), agar tidak lagi terjadi knocking atau detonasi.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa