Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Sering Telat Ganti Oli Disarankan Lakukan Engine Flush, Ini Alasannya!

Andhika Arthawijaya - Rabu, 20 Januari 2021 | 22:20 WIB
Ilustrasi lagi menuang engine flush ke dalam mesin.
Rizky/Gridoto
Ilustrasi lagi menuang engine flush ke dalam mesin.

Otomotifnet.com – Apakah Anda termasuk pengguna mobil yang sering telat melakukan penggantian oli mesin?

Kalau iya, coba deh intip bagian dalam mesin mobil Anda, melalui lubang pemasukan oli mesinnya.

Jika Anda dapati bagian di balik cover cylinder head tersebut mulai berwarna coklat kehitaman, itu tandanya mesin mobil Anda itu sudah mengalami gejala oil sludge.

Oil sludge adalah berubahnya oli mesin jadi mengental atau kayak lumpur hitam.

Baca Juga: Bolehkah Setiap Ganti Oli Mesin Sekalian Lakukan Engine Flush?

Waspada serangan oil sludge bila sering telat ganti oli mesin
Istimewa
Waspada serangan oil sludge bila sering telat ganti oli mesin

“Itu karena oli mesin sudah mengalami oksidasi tinggi,” bilang Sumarno, punggawa bengkel Masmun Sukses Motor yang bermarkas di Solo, Jawa Tengah.

Jika mendapati kondisi ini, sebaiknya segera deh ganti oli mesinnya, sekalian lakukan engine flush.

Jika tidak, resiko mesin mengalami overheat akibat sirkulasi olinya tidak lancar lantaran tersumbat oleh lumpur oli yang mengental, akan menghantui Anda.

“Pernah ada pemilik taksi online waktu datang servis ke bengkel, mengeluh mobilnya sering mengalami overheat, sampai indicator engine checknya nyala.”

“Ketika diperiksa, ternyata mesinnya sudah mengalami oil sludge cukup parah,” tutur Sumarno.

Saat ditanyakan ke pemilik mobil, ternyata ia sering telat ganti oli mesin.

“Padahal oli mesin itu punya batas kemampuan menahan oksidasi, jika sampai telat ganti oli secara berkala, oli akan rentan mengalami oksidasi,” jelas pria yang pernah jadi trainer mekanik di pabrikan Suzuki ini.

Masih ujarnya panjang lebar, oksidasi pada oli mesin membuat tingkat penguapannya jadi tinggi.

“Nah, uap oli ini kemudian terbakar akibat suhu mesin, makanya kemudian timbul deposit.”

“Deposit ini lama-lama akan menumpuk dan kemudian jadi sludge,” imbuhnya.

Baca Juga: Begini Cara Tes Sederhana Engine Flush Aman Atau Tidak Buat Mesin

Rutin lakukan engine flushing, dapat mencegah mesin mengalami oil sludge
Otoproduk
Rutin lakukan engine flushing, dapat mencegah mesin mengalami oil sludge

Makanya, ia menyarankan untuk selalu tepat waktu melakukan penggantian oli mesin.

Jika sering telat, dianjurkan untuk melakukan engine flush agar kondisi bagian dalam mesin terjaga kebersihannya.

“Minimal satu tahun sekali, atau setiap dua kali ganti oli mesin, gunakan engine flush waktu melakukan penggantian oli. Boleh juga setiap ganti oli mesin,” ujarnya.

Sebab, lanjut Sumarno, rata-rata mesin mobil keluaran sekarang rasio kompresinya dirancang tinggi untuk mendapatkan performa yang lebih baik dan efisiensi bahan bakar tinggi.

Nah, dengan rasio kompresi tinggi tadi, suhu mesin cenderung lebih tinggi dibanding mesin mobil-mobil keluaran lama.

Tak hanya itu, “Oli mesin yang digunakan pun makin encer, sehingga resiko penguapannya lebih besar,” terangnya lagi.

O iya, engine flush merupakan cairan atau chemical yang berfungsi merontokkan deposit yang muncul di ruang mesin.

Jangan lupa saat menggunakan engine flush, sobat wajib ganti filter olinnya ya!

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa