Tips Perawatan Aki Pada Motor, Lakukan 7 Hal Ini Biar Lebih Awet

Panji Nugraha - Rabu, 29 Juni 2022 | 18:35 WIB
Ilustrasi aki motor Yamaha
Yamaha
Ilustrasi aki motor Yamaha

 

Otomotifnet.com - Fungsi aki pada sepeda motor menjadi salah satu komponen yang penting terutama pada motor injeksi, agar tetap awet, ini dia tips perawatan aki pada motor.

Aki berfungsi menyuplai arus sekaligus menyimpan arus listrik yang digunakan untuk menghidupkan sistem elektrikal pada sepeda motor.

Mulai dari starter, pompa injeksi, penerangan hingga pembakaran pada mesin.

Ada dua tipe aki yang biasa digunakan pada sepeda motor, yaitu tipe aki basah dan kering.

Namun, pada sepeda motor sekarang pada umumnya menggunakan aki motor kering yang sifatnya bebas perawatan alias Maintenance Free (MF).

Agar aki tetap awet, Riyadi Prihantono, Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membagikan cara perawatan aki, sebagai berikut.

1. Hindari menggunakan aksesoris motor yang berkaitan dengan kelistrikan secara berlebihan.

Konsumen masa kini semakin gemar menggunakan aksesoris motor, namun jika memakai aksesoris yang berkaitan dengan kelistrikan dalam jumlah banyak, khususnya pada lampu-lampu sepeda motor dapat membebani kinerja aki dan menggugurkan garansi resmi Yamaha.

2. Pastikan voltase aki baik tipe kering atau basah sesuai dengan standar tegangan pada buku manual.

Jika dibawah angka yang disarankan pada buku manual, maka aki tersebut sebaiknya di charge kembali.

3.Periksa kondisi aki, bersihkan jika terdapat kotoran atau kerak pada terminal-nya.

Jika tidak, maka aki dapat bermasalah atau biasa disebut soak sehingga akan menyebabkan terganggunya kinerja beberapa system.

Bahkan menyebabkan sepeda motor tidak berfungsi atau mogok.

4.Hindari penggunaan starter elektrik secara paksa.

Jika motor susah dihidupkan, jangan memaksa penggunaan starter eletrik karena akan membuat aki soak.

Sebaiknya cek kondisi motor terlebih dahulu atau kunjungi bengkel resmi terdekat untuk pengecekan lebih lanjut.

5. Pastikan kunci kontak motor dalam kondisi off, saat mesin motor mati.

Jika kunci kontak pada posisi on saat mesin motor dalam keadaan mati, maka akan mengambil daya aki.

6. Mesin motor yang jarang digunakan, disarankan untuk tetap dipanaskan.

Jika motor jarang dipakai, usahakan sepeda motor untuk tetap dipanaskan atau digunakan jalan selama 10 – 15 menit meskipun motor tidak digunakan.

Jika ditinggal lama, sebaiknya mencopot kabel negative pada aki agar aki lebih tahan lama.

7. Menggunakan aki sesuai spesifikasi sepeda motor

Setiap aki pasti memiliki masa pakai, jika sudah mencapai masa tersebut maka aki wajib diganti.

Karena meskipun dicharger ulang, biasanya aki sudah tidak bisa menyimpan arus.

Jika hal tersebut terjadi gantilah aki sesuai spesifikasi bawaan sepeda motor atau sesuai kapasitas yang dibutuhkan.

Namun, jika kondisi aki sudah menunjukan gejala soak, biasanya ditandai dengan starter yang lemah, kedipan lampu sein melambat, suara klakson kecil, bahkan layar speedometer menjadi buram atau mati total.

Maka, penanganan pertama coba isi daya aki jika masih drop ganti aki untuk mencegah motor mati mendadak atau mogok saat digunakan.


Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa