Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Dibaca Sebelum Beli, Ini Plus Minus Mobil Matik Dengan Transmisi CVT

Ferdian - Jumat, 22 Desember 2023 | 18:30 WIB
Ilustrasi transmisi CVT
Dwi Wahyu R./GridOto.com
Ilustrasi transmisi CVT

Otomotifnet.com - Mobil matik dengan transmisi CVT (Continuously Variable Transmission) sudah banyak beredar di Indonesia.

Biar makin paham, kenali plus dan minus mobil matik dengan transmisi CVT.

Karena dengan mengetahui plus minusnya bisa jadi bahan pertimbangan sebelum membeli mobil matik tersebut.

Ngomongin plusnya atau kelebihan, CVT didesain untuk bahan bakar yang efisien dan kenyamanan.

"Rasio gigi terbentuk dari dua pasang set puli yang dililit sabuk baja (belt)," buka Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, Bintaro, Tangerang Selatan dikutip dari GridOto.

Lanjutnya, diameter belt akan berubah berdasarkan derajat kemiringan permukaan puli serta gerak puli yang melebar dan menyempit.

Sehingga nyaris tak ada step perpindahan gigi yang membuat percepatannya halus.

"Rasio giginya juga luas hampir tak terbatas karena berdasarkan perubahan diameter belt dari gerak puli," jelas Hermas.

"Percepatan mobil bisa meningkat tanpa perlu putaran mesin tinggi, efeknya konsumsi bahan bakar bisa lebih efisien," terusnya.

Continuously Variable Transmission atau transmisi CVT
newspress.co.uk
Continuously Variable Transmission atau transmisi CVT

Namun Hermas menilai hal ini sekaligus bisa jadi kelemahan CVT.

Konstruksi girboks CVT yang mengandalkan belt dan puli bukan dirancang untuk ketahanan beban torsi.

"Belt itu fleksibel punya titik lemah dan mengalami stress saat menerima beban torsi berlebih seperti menanjak, beban berat, atau penyaluran tenaga mesin yang besar," beber Hermas.

Lain halnya dengan transmisi matik konvensional yang mengandalkan planetary gear.

Antar roda gigi saling mengikat membantu menopang titik stress ketika menerima beban torsi berlebih.

"Makanya mobil matik dengan CVT lebih banyak dipakai mobil-mobil kota seperti city car, hatchback, MPV," sebut Hermas.

"Mobil performa tinggi atau peruntukkan medan berat masih mengandalkan matik konvensional," imbuhnya.

Baca Juga: Waspada, Transmisi Mobil Bekas Matik Bisa Jebol Karena Oli, Ganti Kalau Sudah Begini

 

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa