1. Aplikasi Cairan secara Merata
Semprotkan tar remover pada area bodi yang terkontaminasi aspal.
Pastikan permukaan mobil tidak dalam kondisi panas (sebaiknya dilakukan di tempat teduh) agar cairan tidak menguap terlalu cepat.
2. Proses Reaksi (Dwell Time)
Diamkan selama beberapa detik hingga beberapa menit (tergantung tingkat ketebalan aspal).
Anda akan melihat noda hitam mulai "meleleh" atau luntur ke bawah bersama cairan tersebut, ini menandakan zat aktif sedang bekerja.
Baca Juga: Bodi Mobil Terkena Kotoran Burung? Bersihkan Pakai 5 Cara Efektif Ini
Baca Juga: Bodi Mobil Penuh Kerak? Lakukan 3 Cara Ini Agar Cat Kembali Sempurna
Baca Juga: Begini Cara Menghilangkan Noda Getah Pohon di Bodi Mobil
Baca Juga: Begini Cara Bersihkan Interior Yang Terkena Noda Makanan Atau Minuman
3. Penyekaan dengan Tekanan Terukur
Gunakan kain lap mikrofiber yang bersih dan bertekstur halus.
Usap bagian tersebut dengan tekanan lembut namun mantap.
Hindari menggosok terlalu keras untuk meminimalkan risiko goresan.
4. Tahap Final (Pencucian)
Setelah semua noda terangkat, jangan lupa untuk membilas atau mencuci area tersebut menggunakan sampo mobil.
Langkah ini krusial untuk memastikan tidak ada sisa bahan kimia tar remover yang tertinggal dan mengering di bodi mobil.
Untuk perlindungan jangka panjang, pertimbangkan untuk memberikan lapisan wax atau sealant setelah proses pembersihan selesai.
Lapisan ini akan membuat permukaan cat menjadi lebih licin, sehingga di kemudian hari residu aspal tidak akan mudah menempel secara permanen.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR