Otomotifnet.com - Pernahkah Anda memperhatikan area di sekitar lubang tangki mobil diesel Anda?
Saat melakukan pengisian bahan bakar, tumpahan atau tetesan solar (diesel) sering kali tidak sengaja mengenai bodi mobil.
Jika tidak segera ditangani, residu diesel ini akan meninggalkan noda lelehan (run-down stains) yang sangat mengganggu estetika.
Lebih bahaya lagi, kandungan minyak dan zat kimia dalam diesel dapat meresap ke dalam pori-pori cat, menciptakan noda kusam yang semakin sulit dihilangkan seiring berjalannya waktu akibat proses oksidasi.
Mengapa Noda Diesel Harus Segera Dibersihkan?
Berbeda dengan bensin yang lebih cepat menguap, bahan bakar diesel memiliki tekstur yang lebih berminyak dan berat.
Karakteristik ini membuatnya bertahan lebih lama di atas permukaan bodi mobil, sehingga berisiko mengikat debu dan kotoran.
Jika didiamkan, noda tersebut akan "terbakar" oleh sinar matahari dan merusak lapisan pernis (clear coat), yang pada akhirnya membutuhkan penanganan khusus untuk mengembalikan kilaunya.
Cara Hapus Noda Sisa Bensin di Bodi Mobil
Jika noda tumpahan sudah terlanjur membekas, Anda dapat melakukan tindakan restorasi mandiri dengan prosedur berikut:
1. Pembersihan Awal (Tahap Sterilisasi)
Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mencuci area sekitar lubang tangki dengan air dan sampo mobil hingga benar-benar bersih dari debu.
Hal ini penting untuk mencegah timbulnya baret halus saat proses pembersihan noda berlangsung.
Baca Juga: Bodi Mobil Terkena Kotoran Burung? Bersihkan Pakai 5 Cara Efektif Ini
Baca Juga: Bodi Mobil Penuh Kerak? Lakukan 3 Cara Ini Agar Cat Kembali Sempurna
Baca Juga: Begini Cara Menghilangkan Noda Getah Pohon di Bodi Mobil
Baca Juga: Begini Cara Bersihkan Interior Yang Terkena Noda Makanan Atau Minuman
2. Aplikasi Liquid Compound
Gunakan compound cair khusus untuk menghilangkan noda oksidasi.
Tuangkan sedikit cairan pada applicator pad, lalu gosokkan pada area noda.
Gunakan gerakan tegak lurus serta gerakan horizontal (kiri-kanan).
Hindari gerakan memutar karena gerakan searah lebih efektif meratakan permukaan cat tanpa menciptakan noda baru.
3. Penyekaan Akhir
Setelah noda terangkat, bersihkan sisa-sisa residu compound menggunakan lap microfiber yang bersih dan kering.
Pastikan permukaan sudah terasa halus saat diraba.
4. Proteksi Maksimal dengan Wax
Setelah bodi bersih, berikan lapisan wax sebagai proteksi tambahan.
Gunakan metode gerakan yang sama (tegak lurus dan horizontal).
Biarkan wax mengering selama kurang lebih 30 detik hingga timbul efek kabut tipis (haze).
Untuk pencegahan di masa depan, selalu sediakan tisu atau lap kain kecil di dalam mobil untuk menyeka sisa tetesan solar segera setelah tutup tangki dikencangkan di SPBU.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR