Otomotifnet.com - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, fenomena mobil dengan muatan melimpah hingga menutupi kaca belakang menjadi pemandangan lazim.
Padahal, kebiasaan ini menyimpan risiko kecelakaan yang fatal.
Mengatur bagasi bukan sekadar memasukkan barang ke dalam kabin, melainkan sebuah seni menjaga keseimbangan (center of gravity) dan visibilitas berkendara.
Berikut adalah tips aman mengatur bagasi mobil agar perjalanan Anda tidak hanya berkesan, tetapi juga selamat sampai tujuan:
1. Hindari Tumpukan Barang
Kaca belakang mobil jenis MPV dan SUV sering kali tertutup total oleh tas atau kardus oleh-oleh.
Ini adalah pelanggaran keselamatan yang serius.
-
Kehilangan Kontrol Visual: Saat spion tengah terhalang, pengemudi kehilangan kemampuan untuk memantau jarak aman dengan kendaraan di belakang. Hal ini akan memicu rasa panik (keder) saat hendak berbelok, pindah lajur, atau melakukan pengereman mendadak.
-
Patokan Aman: Batas maksimal tinggi barang bawaan adalah tidak melebihi sandaran jok baris kedua. Pastikan pandangan Anda ke area belakang melalui spion tengah tetap jernih tanpa halangan sedikit pun.
2. Bobot dan Keseimbangan
Pakar keselamatan berkendara, Jusri Pulubuhu, menekankan bahwa manajemen bagasi harus mengutamakan stabilitas kendaraan.
-
Heavy Bottom Rule: Letakkan barang dengan bobot paling berat (seperti koper besar atau kardus berisi cairan) di posisi paling bawah. Hal ini membantu menjaga center of gravity mobil tetap rendah sehingga mobil lebih stabil.
-
Keseimbangan Sisi (Left-Right Balance): Pastikan beban di sisi kiri dan kanan bagasi seimbang. Muatan yang berat sebelah dapat membuat mobil limbung saat menikung, yang berisiko menyebabkan mobil terbalik.
3. Smart Packing
Jangan asal tumpuk. Urutan peletakan barang harus disesuaikan dengan tingkat urgensinya:
-
Barang Urgen di Atas: Perlengkapan bayi, kotak P3K, alat salat, atau makanan ringan harus diletakkan paling atas agar mudah dijangkau tanpa perlu membongkar seluruh isi bagasi di pinggir jalan.
-
Sortir Barang: Bawalah hanya barang yang benar-benar penting. Semakin ringan beban mobil, semakin efisien konsumsi bahan bakar dan semakin ringan kerja rem Anda.
Baca Juga: Begini Cara Merawat Engsel Kap Mesin Serta Bagasi Pada Mobil
Baca Juga: Bahaya, Taruh Handphone di Bagasi Motor Bisa Meledak, Ini Faktanya
Baca Juga: Keren! Bagasi Yamaha Grand Filano Ternyata Fungsional Banget
Baca Juga: Beginilah Cara Mudah Bikin Pintu Bagasi Mobil Bekas Toyota VellFire Jadi Enteng
4. Mengatasi Gangguan Suara dan Pergeseran Barang
Suara gesekan atau benturan antar barang di belakang bisa menjadi distraksi yang mengganggu konsentrasi pengemudi.
-
Gunakan Cargo Net: Pastikan semua barang terikat dengan baik atau gunakan jaring kargo (cargo net) agar muatan tidak bergeser saat mobil melakukan manuver mendadak.
-
Lakukan Uji Coba (Test Drive): Sebelum benar-benar berangkat, lakukan simulasi berkendara keliling kompleks. Jika terdengar bunyi mencurigakan dari arah bagasi, segera berhenti dan tata ulang posisi barang hingga benar-benar senyap.
| Editor | : | Grid |
KOMENTAR