Otomotifnet.com - Mobil alami pecah ban, bisa terjadi pada siapa saja alias nggak pilih-pilih.
Meski demikian, ending dari mobil alami pecah ban bisa beda-beda.
Ada yang masuk selokan hingga menabrak dan terguling.
Tidak sedikit juga yang bisa berakhir nabrak pohon.
Tapi, ada juga loh mobil yang alami pecah ban tapi endingnya nggak sampai alami kecelakaan parah.
Baca Juga: Ban Pecah di Tol? Lakukan 3 Langkah Darurat Ini Agar Selamat
Baca Juga: Cegah Risiko Ban Pecah, Lakukan Pengecekan Ini Setelah Liburan
Baca Juga: Wajib Dipahami, Ini Perbedaan Spooring dan Balancing Ban Mobil
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Tips Ban Mobil Makin Pakem Saat Perjalanan Mudik
Dilansir dari Auto2000.co.id, tetap tenang saat alami pecah ban akan meminimalisir kecelakaan yang bisa terjadi.
Tetap tenang, tapi bukan berarti diam saja loh ya.
Segera nyalakan lampu hazard sebagai tanda kalau sedang alami kondisi darurat.
Pastikan laju mobil tetap lurus setelah alami pecah ban dan lepaskan kaki dari pedal gas.
Untuk menjaga laju mobil tetap lurus, maka perlu juga melakukan counter steering dan bukan banting setir ya.
Misalnya yang pecah ban depan kanan, maka setir akan lebih berat ke kanan.
Maka counter steeringnya ke kiri agar laku mobil tetap lurus (demikian juga sebaliknya).
Rem tetap penting tapi jangan dilakukan mendadak, bisa memindah bobot mobil ke depan, dan setir akan semakin menarik ke arah ban pecah sehingga kemungkinan mobil terbalik menjadi lebih besar.
| Editor | : | Grid |
| Sumber | : | Auto2000.co.id |
KOMENTAR